Minggu, 31 Oktober 2010

FF [NC-21] /R/Part 2 of 2/ 너 아니면 안돼, 유헤 !!


Title       : 아니면 안돼, 유헤!!
Author  : Marchellyne Kim
Genre   : PG-17 / NC-21; Romane *under 17th ? step back please ^^*
Cast       :
·      Marchellyne Kim as Choi Yoohee
·      Kim Kibum as Key

—————————————————
—————————————————


Yoohee PoV
Kepalaku terasa berat sekali , aku tidak sanggup untuk berdiri . tapi aku tetap mencoba untuk membuka mataku  dan .. tunggu .. dimana aku ? ini bukan kamarku . aku berusaha bangun dan melihat sekitar tempat aku tidur . aku melihat sebuah foto . ada aku , namjachinguku , Eunhyuk , dan Ryeolin di dalam foto itu .
“kamu sudah sadar jagiya ?” Tanya seorang namja mengejutkanku . suaranya sudah tidak asing bagiku . ini suara namjaku yang sebenarnya , Key . aku menatapnya yang berdiri di pintu sambil memegang segelas susu coklat .
“ne ..jagiya..aku kenapa ?” tanyaku . ia melangkah masuk dan meletakkan gelas yang ia bawa di meja samping tempat tidur lalu duduk di sampingku . ia mengusap rambutku sambil tersenyum manis . aku sangat suka senyumnya . dia terlihat sangat manis dengan senyumannya itu .
“kamu demam 2 hari jagiya semenjak kejadian hari itu” ucapnya dengan ekspresi wajah yang berubah dari yang tadi . kejadian hari itu ? kejadian apa ? aduh Yoohee , neo baboya ..
“kejadian hari itu ?” tanyaku padanya . ia menggangguk dan menatap mataku dengan tatapan yang berbeda dari biasanya .
“kamu lupa jagiya ? kamu lupa apa yang dilakukan Jonghyun padamu ?” Tanya Key padaku . aku berusaha mengingat kejadian hari itu . ahh.. aku ingat sekarang ! Jonghyun berusaha untuk memperkosaku . apa Key melihatnya ? aduh , aku jadi merasa tidak enak dengannya . aku secara tidak langsung telah menghianatinya . Key , mianhaeyo…
“kamu sudah topless pas aku datang nyelamatin kamu dari Jonghyun sialan itu . aku merasa gagal menjadi namjachingu mu jagiya . aku tidak bisa melindungimu . mianhaeyo jagiya..” ucapnya sambil menundukkan kepalanya di pahaku . aku mengusap lembut rambutnya .
Author PoV
Yoohee merasa sangat bersalah pada Key karena kejadian Jonghyun pada hari itu . ia memeluk Key yang sedang menunduk di pahanya dan menangis .
“aniyo jagiya . aku yang salah . aku terlalu ceroboh dan terlalu panik . aku yang salah jagiya” ucap Yoohee . Key pun bangun dan menatap Yoohee yang sedang menangis . ia memeluk Yoohee yang sedang menangis .
“kamu ngga salah jagiya . aku yang salah . mianhaeyo” ucap Key sambil membelai lembut rambut panjang Yoohee . ia melepaskan pelukannya dan mulai mencium bibir Yoohee lembut . semakin lama , ciuman lembut Key berbuah menjadi penuh nafsu . ia mulai menglumat bibir atas dan bibir bawah Yoohee secara bergantian .
“hhhh..ke..key ah~..hhh” ucap Yoohee disela-sela ciuman mereka . Key tidak memperdulikan panggilan Yoohee dan terus memainkan di lidahnya menyusuri setiap inchi rongga mulut Yoohee . tangan Key mulai bergerak liar dan menyusup kedalam kemeja putih Yoohee . Yoohee terkejut dan langsung melepaskan ciuman Key .
“key oppa , andwe” ucap Yoohee dengan napasnya yang terengah-enagh sambil memegang tangan Key yang sudah menyusup kedalam kemejanya .
“waeyo ?” tanya Key yang sudah tidak sabar . ‘aish , kenapa dia menghentikan ini sih . padahal udah mulai seru’ kelus Key dalam hati *maniak nih oppa ==’*. Yoohee menatap Key dengan tatapan bersalah . Key mengerti maksud dari tatapan Yoohee tersebut .
“gwenchanna jagiya . aku akan menghilangkan setiap noda yang ditinggalkan oleh bajingan itu . gwenchanna” ucap Key lalu kembali melumat bibir Yoohee . Yoohee pun pasrah atas perlakuan Key dan mulai mengikuti alur permainannya .
Key PoV
Yoohee tidak menolak ciumanku lagi , kini ia mulai membalas permainan lidahku . tanpa ragu , aku pun mulai mengusap-usap punggungnya yang halus dari dalam bajunya . ia mulai mendesah ditengah-tengah ciuman kami . aku pun yang sudah mulai tidak sabaran langsung mencari kail branya , lalu membukanya . aku mulai beralih ke leher jenjangnya . kuciumi lembut lalu ku gigit-gigit kecil hingga meninggalkan beberapa kissmark di leher putihnya .
“ahh..ahhh.. ke..key..key ah…hhh” desahnya ketika tanganku mulai bergerak ke payudaranya yang besar dan kenyal , lalu meremasnya . desahannya membuatku semakin bergairah dan ingin terus menciuminya .
Aku terus saja menciumi leher jenjangnya dan meremas-remas payudaranya . sepertinya ia mulai menikmati permainan ini . aku melepaskan tanganku dari payudaranya dan hendak membuka satu per satu kancing bajunya .
“op..oppa..” tahannya ketika aku memegang kancing bajunya dengan memegang tanganku .
“wae jagiya ?” tanyaku yang tidak sabaran . aish , dia selalu saja menghentikan segala sesuatu permainan yang sedang seru . tapi inilah Yoohee , yeoja yang telah memikat hatiku hingga aku tidak bisa berpaling darinya .
“oppa , bolehkan aku yang memegang permainan ini ?” tanyanya . aku menatapnya terkejut . lalu aku mengangguk mengiyakan permintaannya . tanpa basa-basi lagi , ia mendorongku hingga terbaring disampingnya . OMMONA ! kenapa dia tiba-tiba jadi beringas begini ?
Yoohee PoV
Aku mau menebus kesalahanku terhadapnya , maka aku memintanya untuk membiarkanku memegang permainan ini .
“oppa , bolehkan aku yang memegang permainan ini ?” Key tampak sedikit terkejut dan tidak percaya . namun ia akhirnya mengiyakannya . dengan cepat aku langsung mendorongnya hingga terbaring di tempat tidur . aku mulai merangkak diatas tubuhya dan mendaratkan bibirku ke bibirnya . aku melumat bibir bawahnya dan memainkan lidahku di dalam mulutnya , ia pun merespon setiap kegiatan yang aku lakukan terhadapnya .
“hhh..hh.hhh..” desahnya disela-sela ciuman kami . aku mulai membuka satu persatu kancing kemeja Key tanpa melepaskan ciuman panas kami . ia membantuku menanggalkan kemejanya dan kini aku bisa menyentuh tubuhnya yang mulai berbentuk .  aku melepaskan ciuman kami dan beralih ke lehernya . aku menciumi lehernya , menjilatinya , dan mengigit-gigit kecil seperti apa yang ia lakukan tadi kepadaku . ia mengangkat kepalanya , ini memudahkanku untuk menyusuri setiap lehernya .
“ahhh…” desahnya begitu aku menciumi dan menjilati dadanya . kulihat sepintas Key memejamkan matanya . sepertinya ia menikmati bagianku ini . kini aku menatap dadanya yang cukup bidang . perlahan kusentuh nipplenya lalu kucubit nipplenya .
“Arghhh..ahh..hhhh..” desahnya dengan nyaring . Key terlihat pasrah ketika aku memainkan kedua nipplenya dengan tanganku . aku mulai menjilati nipple kanannya dan memainkan nipple kirinya dengan tanan kananku . tangan kanan Key memegang kepalaku dan mengelus rambutku lembut . sedangkan tangan kirinya mulai menyusup masuk kedalam kemejaku . aku memukul tangannya yang berusaha menyusup ke dalam kemejaku .
“Key ahh . yang sabar dong..” ucapku sambil mengecup keningnya . aku terkejut menatapnya kini  . entah darimana tenaganya datang kini ia berhasil menggulingkanku ke sampingnya . kini ia berada di atasku . bukannya tadi dia terlihat sangat lelah , nafasnya terengah-engah , kenapa sekarang ia bisa begini , ommo !!
Key PoV
Aku sudah mulai tidak sabar ingin menyentuh dan menyusuri setiap jengkal tubuhya . aku menggulingkan badannya ketika ia mencium keningku . tampaknya ia sangat terkejut dan menatapku tercengang .
“waeyo ?” tanyaku sambil mengelus wajahnya yang terlihat sangat manis dan jujur saja , ia sangat menggodaku .
“op..oppa . kenapa tiba-tiba jadi begini ?” tanyanya terbata-bata . aku menunjukkan evil smile ku yang khas kepadanya . aku langsung membuka satu per satu kancing bajunya dengan cepat sambil menciumi bibir mungilnya dengan ganas . aku memainkan lidahku diatas lidahnya , dan ia pun merespon permainan lidahku . aku menanggalkan bajunya dan tidak lupa branya juga ^^ . *oppa curhat yah ? (o.O”!l)*
“aku sudah tidak sabar . daripada kamu yang megang permainan mending aku ajah yah jagiya” ucapku dengan nada licik sambil meremas-remas payudaranya .
“ahhh..hhh..hhh..shhhh..” desahnya ketika aku meremas payudaranya dan memainkan nipplenya . aku kembali menjamah bagian lehernya , menciuminya , menjilatinya , dan menggigit-gigit kecil hingga bekas kissmark di lehernya bertambah .
“opp..oppa..cu..cuk..cukup..ahhh..” ucapnya di sela-sela desahannya dengan napas yang tak beraturan . aku menatapnya sejenak dan mulai bermain di payudaranya . aku menghisap nipple kanannya dan memilin nipple kirinya dengan tanganku . ia mendesah cukup nyaring ketika aku menggigit nipplenya dengan keras hingga meninggalkan bekas . tanganku sudah mulai gatal dan kini menyingkap roknya dan mengelus pinggulnya lembut . tanganku mulai meraba bagian sensitifnya dari luar celana . ia menggeliat dan sepintas kulihat ia memejamkan matanya . menikmati setiap sentuhanku di tubuhnya .
“bagian mana ajah yang udah dia sentuh jagi ? disini ?” tanyaku sambil menekan ms. V-nya dari luar celana dalamnya .
“akhh..ahh..hhh” desahnya nyaring lalu ia menggangguk pelan . “op..oppa..hhh..sakit” ucapnya . aku mengusap ms. V-nya lagi dengan lembut sambil menghisap nipple kirinya . aku mulai menyingkap celana dalamnya dan mencari klistorisnya lalu memainkannya .
“ahh..ahh..hhh..op..oppa..errhh..geli..hhhh” aku tetap memainkan klistorisnya dan menghisap nipplenya dengan ganas . ia terus mendesah dan membuatku semakin bersemangat untuk memiliki Yoohee seutuhnya . aku menyudahi permainanku di payudaranya dan mulai menciumi perutnya dan turun hingga bagian tubuhnya yang masih tertutup oleh benang-benang pengganggu . dengan cepat , aku melepaskan rok beserta celana dalamnya . kini aku dapat melihat tubuhnya yang tanpa sehelai benang pun . ia terlihat sangat cantik .
“ahh , oppa ! aku malu . jangan liat-liat !” ucap Yoohee sambil menutupi tubuhnya dengan selimut . aku tersenyum melihatnya dan mendaratkan bibirku di bibirnya . perlahan aku menjauhkan selimut yang menutupi tubuhnya dan meraba tubuhnya yang halus .
“tenang ajah jagiya . sebelum ini aku juga udah liat kok” ucap ku sambil mengusap-usap ms. V-nya dan menunjukkan evil smile ku .
“ka..kapan oppa ?” tanyanya tidak percaya padaku . aku menciumi leher jenjangnya lagi lalu kembali menatapnya .
“2 hari yang lalu , waktu aku bawa kamu ke sini . kan kamu dalam kondisi topless tuh , jadi otomatis aku udah liat dan juga udah tau ukuran bra mu , jagiya” jelasku . Yoohee langsung memukul dadaku pelan pipinya pun berubah jadi merah .
“YA !! oppa !! kamu tidak sopan !” ucapnya cemberut . aku tersenyum kecil menatap ekspresinya yang sanagt menggemaskan . aku meraih pinggangnya dan menariknya agar ia lebih dekat denganku . kuciumi lagi bibirnya dan tangan kananku meremas payudaranya yang montok .
“hhh..shhh..mmhhh” desahnya disela-sela ciuman kami . desahannya berhasil membuatku semakin bernafsu untuk menyusiri setiap jengkal tubuhnya . aku menyudahi permainanku di payudaranya dan kini muali mengusap tubuhnya hingga ke bagian sensitifnya . aku mulai mengelus ms. V-nya lalu mulai memasukkan satu jariku kedalamnya . ia melepaskan ciuman kami , lalu mendesah hebat .
“ahh..hhh..ke..key..ahh~~” desahnya tak karuan ketika aku menambah jariku . kini dua jariku sudah mengacau didalam liangnya . aku mulai memaju mundurkan jariku di dalam ms. V-nya sambil menciumi lehernya dan meninggalkan kissmark .
“key..key ahh.. cu..cukup..ahhhh…” desahnya ketika ia mencapai klimaks . aku mengeluarkan jariku dan menjilatinya dengan seduktif . aku mulai menyusuri tubuhnya dengan lidahku , hingga akhirnya aku berhenti di ms. Vnya . kulebarkan pahanya hingga ms. V-nya terlihat jelas . kujilati ms. V-nya yang sudah dibanjiri oleh cairan beningnya . ia menggeliat kegelian ketika aku menjilati miliknya . Yoohee menekan kepalaku semakin dalam ke ms. V-nya . aku pun menjilati miliknya dan hanya menyisakan sedikit untuk permainan inti nanti . aku langsung melepas seluruh pakaian yang masih menempel di tubuhku . ia terkejut ketika melihat juniorku yang sudah ‘bangun’ .
Author PoV
“ommo oppa , juniormu besar sekali..” ujar Yoohee terkejut . Key tersenyum lalu mendekati Yoohee yang sudah duduk di pinggir tempat tidur . Key menyodorkan juniornya ke hadapan Yoohee .
“manjakan aku , Yoohee ah~” pinta Key . Yoohee bingung apa yang harus ia lakukan . Key dengan sabar mengarahkan tangan Yoohee ke juniornya .
“kocok dia jagi..” arah Key . Yoohee pun mulai mengocok junior Key dengan pelan .  Key mulai mendesah kecil . Yoohee mulai mempercepat kocokannya .
“errghh…ahhh..ppali Yoohee ah~~ .. ppali..hmmhhh” desah Key . Yoohee mulai iseng dan memainkan twinball Key . alhasil , Key pun mendesah tak karuan . Key mulai merasakan juniornya berdenyut dan akan mencapai klimaksnya . dengan cepat , Key menjambak rambut Yoohee pelan dan memasukkan juniornya ke dalam mulut Yoohee .
“emut jagi .. teruuss.. yaa..ahhh..emhhh…” desah Key . Yoohee menjilati junior Key dan menggigit-gigit kecil di ujung kepala junior Key . akhirnya Key pun mencapai klimaks dan menyemprotkan spremanya ke dalam mulut Yoohee . Yoohee hendak melepaskan junior Key tapi dicegah oleh Key yang menekan kepalanya untuk mengemut juniornya lebih dalam . dengan terpaksa Yoohee pun menelan sperma Kye dan sisanya mengalir di sudut bibir Yoohee . Key menarik juniornya dan langsung melumat bibir Yoohee . Key membaringkan tubuh Yoohee tanpa melepaskan ciuman mereka . Yoohee mulai melebarkan pahanya atas arahan Key . Key melepaskan ciuman mereka dan menatap Yoohee lalu membelai rambutnya .
“kamu siap jagi ?” tanya Key , Yoohee hanya mampu mengangguk lemah . Key pun mengecup bibir Yoohee dan mulai mengarahkan juniornya ke ms. V Yoohee .
“ahh.. Key …sa..sakit..ergghhh” erang Yoohee yanmg merasa kesakitan di ms. V-nya . Key menahan juniornya yang baru ¼ nya masuk ke dalam ms. V Yoohee . Key mencium bibir Yoohee dan mulai memasukkan juniornya lagi . desahan Yoohee terkunci oleh ciuman Key .
“ergghh..” desah Key ketika juniornya diremas oleh dididng ms.V Yoohee .
“ahh..” desah keduanya ketika junior Key sudah sepenuhnya berada di dalam ms. V Yoohee . Yoohee merasakan rasa sakit yang tidak tertahankan . ia merasakan ms. V nya berdenyut dan Key pun merasakan juniornya di remas kuat oleh ms. V Yoohee .
Key memegang pinggang Yoohee dan mulai memaju mundurkan juniornya . Yoohee mendesah sejadi-jadinya dan tubuhnya pun mengikuti irama gerakan Key . payudara Yoohee pun ikut bergerak mengikuti . Key melahap nipple kanan Yoohee dan memilin nipple kiri Yoohee . Yoohee  mendesah tak henti-hentinya oleh prlakuan Key .
”ahh..ahh..key..key..ahh”
“terus jagi..panggil namaku..hhh” ucap Key yang mempercepat gerakannya .
“ahhh..ahh..key…ahh.. cu..cukupp..ahh..key”
“belum jagi.. sebentar lagi.. hhh..shhh” Yoohee pun mencapai klimaks untuk kedua kalinya dan mengeluarkan cairan bening yang mengalir bersamaan dengan darah membasahi junior Key dan seprei tempat tidur Key . Yoohee hanya pasrah dengan memeluk punggung Key yang basah oleh keringat .
”ahh..ahh.. Key..ahhh..”
“sebentar lagi jagii..se..ahh…” ucapan Key terputus karena ia telah mencapai klimaksnya . Key menyemprotkan spermanya ke dalam rahim Yoohee . Key terkulai lemas di tubuh Yoohee . ia merebahkan tubuhnya di samping Yoohee tanpa mengeluarkan juniornya . ia mengambil selimut lalu menutupi tubuh keduanya dan mengecup kening Yoohee .
“gumawo ,jagiya..” ucap Key menunjukkan sweet smilenya . Yoohee memegang pipi Key dan mencium bibirnya .
”ne jagiya . mianhaeyo..” ucap Yoohee . Key menggeleng dan mendekap Yoohee erat , membenamkan kepala Yoohee ke dadanya .
“ssst . jangan di ungkit lagi . aku sudah menghapus semua bekasnya . sstt” ucap Key . Yoohee tiba-tiba teringat sesuatu dan langsung mengadah menatap Key . Key menatap Yoohee bingung .
“oppa , hari ini kan masa suburku . tadi oppa ngeluarin di dalam yah ?” tanya Yoohee . Key pun mengangguk dengan rasa tidak berdosa .
“aishh , kalau aku hamil gimana ?” tanya Yoohee panic . Key memeluk Yoohee erat dan mencium rambutnya .
“aku akan bertanggung jawab , jagiya”
“tapi kan , kita udah kelas 12 . mau ujian kan ?”
“gapapa jagi . itu bias diurus . kamu tenag ajah” jawab Key membuat Yoohee tenang . Yoohee menghela napas dan memegang selimutnya .
“berhubung sudah terlanjur , gimana kalau kita lanjutin lagi ?” goda Key tersenyum evil .
“aishh , oppa .. aku lelah .. besok pagi ajah yah ?” tawar Yoohee . Key pun menghela napas dan mengangguk .
“ne .. kita tidur ajah jagi . besok kita lanjutin lagi”  Yoohee pun langsung terlelap dalan pelukan Key . Key menatap Yoohee dan mencium keningnya .

Today, i wander in my memory
I’m passing around on the end of this way
You’re still holding me tightly, even though i can’t see you any more
I’m losing my way again
I’m praying to the sky i want see you and hold you more
that i want to see you and hold you more
It can’t be if it’s not you
i can’t be without you
it’s okay if i’m hurt for a day and a year like this
it’s fine even if my heart’s hurts
yes because i’m just in love with you
i cannot send you away one more time
i can’t live without you
it can’t be if it’s not you
i can’t be without you
it’s okay if i’m hurt for a day and a year like this
it’s fine even if my heart’s hurts
yes because i’m just in love with you
my bruised heart
is screaming to me to find you
where are you?
can’t you hear my voice?
to me…
if i live my life again
if i’m born over and over again
i can’t live without you for a day
You’re the one i will keep
you’re the one i will love
i’m…yes because i’m happy enough if i could be with you  
- Yesung ‘Super Junior’ (It Has To Be You)

Sabtu, 30 Oktober 2010

FF [NC-20] /R/ 1S/ Let’s Do It !


Title       : Let’s Do It !
Author  : Marchellyne Kim and Fanny Listiyani
Genre   : NC-20 ; Romane *under 17th ? step back please ^^*
Cast       :
·      Frezlyn Jezlyn as Kim Hyelin
·      Kevin Woo  

Huffth~ akhirnya selesai . dengan susah payah membayangkan wajah Kevin yang lagi evil . tapi tetep ajah gabisa ==’ . mian kalo agak gaje . author masih pemula , trus di kasih tantangan begini sama Jezlyn *nunjuk Jezlyn* ==’ . enjoy reading ^^ *bow*
—————————————————
-Author PoV-
Kringg … Kringg … Kringg …
Jam weker mulai bernyanyi membangunkan Hyelin yang masih berada di wonderland . Hyelin mengerang kecil lalu berusaha menggapai jam weker yang terletak di meja kecil samping tempat tidurnya lalu menekan tombol di jam wekernya .
Cerahnya sinar matahari menyinari seisi ruangan kamar Hyelin . Hyelin bangun dan duduk dengan kondisi setengah sadar . ia membuka matanya secara perlahan lalu menguap kecil .
Drrt … drrt.. drrt …
Handphonenya bergetar , ia langsung reflex menengok kearah handphonenya lalu mengambilnya .
“ha..halo .. hoaaammm” ucap Hyelin menjawab telepon . terdengar suara decakan dari seberang sana . Hyelin mengucek matanya dan menguap lagi *udah kaya hamster deh ==’ nguap mulu /PLAK*
“ya ! jagiya .. kamu mau sampai kapan tidur terus ?” tanya seorang namja dari telepon dengan nada yang agak sedikit tinggi . mata Hyelin langsung terbuka lebar lalu tersenyum nyengir sendirian *gilanya kambuh ?*
“eh , Kevin oppa.. ehehehe” jawab Hyelin cengengesan . “aku udah bangun kok ..” lanjutnya membela diri .
“ayo cepat , aku udah di jalan mau jemput kamu . 5 menit lagi aku sampai” ucap Kevin santai . Hyelin langsung berdiri dan mengambil handuk dengan cepat .
“oppa , cepet banget .. 15 menit lagi deh ..” tawar Hyelin yang berdiri di depan pintu kamar mandi .
“kok main nawar sih ? ngga ada . pokoknya 5 menit lagi aku nyampe ajah . okeh jagi . saranghe… tuuut tuuut tuut.” Hyelin menghela napas panjang lalu memandangi layar handphonenya dengan kesal . ‘ihh , oppa ngga pengertian banget sih . cewe kan butuh waktu juga buat dandan.. ihhh~~~’ cibir Hyelin dalam hati .
-Kevin PoV-
Aku sudah menunggunya di ruang tamu selama 20 menit , dan ia pun belum juga selesai berdandan . kenapa cewe itu harus memerlukan waktu banyak untuk berdandan , padahal ntar juga make up nya pudar ? ==’
“oppaaa~~ …” panggilnya yang terburu-buru menuruni tangga . Aku langsung berdiri dan menghampirinya . takut dia tiba-tiba jatuh ajah sih bukan karena kangen *pacar macam apa ini ?*
“ommo , jagi … pelan-pelan jalannya . itu tangga lho . bukan jalan lurus , kalau jatuh gimana ?” ucapku bawel . ia hanya tersenyum merespon kebawelanku . aku tersenyum menatapnya lalu mengusap-usap kepalanya .
“hehehe , oppa , kita mau pergi kemana hari ini ?” tanyanya polos . aku merangkul pinggangnya lalu berjalan ke mobil yang terparkir pas di depan pintu rumahnya .
“nanti kamu juga tau kok , jagi ..” bisikku mesra di kupingnya .
-author PoV-
“oppa , kok ngga bilang kalau mau ke pantai ?” tanya Hyelin dengan nada protes ketika Kevin memarkirkan mobilnya di daerah pantai yang sepi (!!) . Kevin menatapnya lembut lalu mengusap kepalanya Hyelin lembut .
“kamu lupa yah hari ini tanggal berapa ?” tanya Kevin . Hyelin mengambil handphonenya lalu melihat tanggal hari ini . ‘ommo !! hari ini kan perayaan 2 tahun aku pacaran sama oppa . heeh !! kenapa aku bisa lupa ?? baboya hyelin hyelin’ keluh Hyelin dalam hati .
“sudah ingat hari ini tanggal berapa ?” tanya Kevin lagi yang sekarang mulai merangkul pundak Hyelin sembari melepaskan safetybeltnya dan Hyelin . Hyelin menatap Kevin lembut lalu tersenyum .
“ehehe , iiah oppa , aku ingat . hari ini perayaan 2 tahun kita pacaran kan ?” ucap Hyelin polos . Kevin mengangguk lalu mencium pipi Hyelin .
“hari ini , aku mengajakmu ke pantai untuk merayakan hal itu , jagi ..” ucap Kevin
“oohh … tunggu tunggu . bukannya hari ini oppa harusnya tampil di Music Core bareng anak-anak Ukiss lainnya ?” tanya Hyelin bingung . Kevin menggeleng lalu mencubit pipi halus Hyelin .
“aniyo . aku izin cuti ke managerku , dan ia pun mengizinkannya . meskipun awalnya ngga diizinin ==’ jadi kamu ngga usah khawatir , jagi .. aku akan menghabiskan hari ini full denganmu saja ..” jelas Kevin . Hyelin terharu (?) lalu memeluk Kevin .
“kajja , aku udah memesan suatu rumah untuk merayakan hari ini ..” ucap Kevin .
-Hyelin PoV-
Oppa memesan satu rumah untuk merayakan hari ini ? maksudnya apa ini ? huffht~~ kedengarannya romantis , cuma kenapa perasaanku berdebar-debar gini yah ? huffthh~~
“kajja jagiya ..” panggilnya seraya membukakan pintu untukku . aku keluar dari mobil lalu melihat pemandangan sekitar . pemandangannya sangat indah menurutku . sudah lama sekali aku tidak pergi ke pantai semenjak 4 tahun yang lalu , ketika aku masih berpacaran dengan Ryeowook oppa .
“jagiya .. waeyo ?” tanyanya sambil merangkulku mesra , aku tersentak dari lamunanku lalu menatapnya sambil tersenyum .
“aniyo oppa , gwenchana..” jawabku tenang . ia memegang tanganku dengan erat lalu menarikku pergi .
-author PoV-
Kevin dan Hyelin menyusuri jalan setapak menuju rumah yang telah disewa Kevin untuk merayakan hari ini . Hyelin melihat-lihat pemandangan sekitar jalan setapak . banyak tanaman bakau dan beberapa bunga yang memang habitatnya di daerah pantai . akhirnya , mereka berdua berhenti disebuah pintu besar bercat putih gading dengan ukiran yang unik di kusen pintunya . Kevin mengeluarkan kunci dari kantong celananya , lalu membuka pintu tersebut .
“silahkan , hime-chan” goda Kevin menyuruh Hyelin masuk ke dalam rumah . Hyelin tersenyum lalu melangkah masuk ke dalam rumah . ia terpesona melihat isi dan interior di dalam rumah yang begitu mewah , menakjubkan , tapi menampilkan kesan sederhana (?) *author + reader bingung*
“oppa .. sekarang kita mau ngapain ?” tanya Hyelin berbalik menatap Kevin yang sedang mengunci pintu . Kevin mendekat ke Hyelin lalu menempelkan keningnya ke kening Hyelin .
“aku ingin memilikimu , jagiya…” ucap Kevin ..
-Hyelin PoV-
“aku ingin memilikimu , jagiya…” ucapnya . jantungku berdegup kencang ketika mendengar kalimatnya itu . wajahnya begitu dekat denganku , rasanya jantungku mau meledak (?) .
“aku kan milikmu oppa ..” jawabku lembut . ia menarik tubuhku mendekat kepadanya , lalu menunjukkan senyum khasnya yang sangat kusuka ..
“ani.. aku mau memilikimu seutuhnya , jagiya … maukah kamu memberikannya padaku ?” tanyanya sambil menciumi leherku , membuatku mendesah kecil .
“tapi .. kita belum nikah oppa .. bisakah kamu menahannya 1minggu lagi , setelah kita menikah ?” ucapku . ia tidak menjawab pertanyaanku dan tetap menciumi leherku .
“aku sudah tidak sabar jagiya .. kalau menunggu 1minggu lagi , mungkin aku bisa karatan” ucapnya sambil tersenyum tengil . aku pun tertawa mendengar ucapannya lalu memukulnya pelan .
“emangnya oppa besi yang bisa karatan ? sabar yah oppa . ngga lama lagi kok .. yah yah ?” bujukku . ia menggeleng lalu memansang tampang memelas yang selalu bisa membuatku luluh dan menuruti permintaannya .
“sekarang ajah yah , jagiya ..” bisiknya dikupingku dengan nada yang terdengar sedikit manja . aku menggeliat ketika ia menjilati kupingku .
“ne oppa , aku pasrahkan saja kepadamu.. ahh..” jawabku . ia kembali menciumi leherku dengan penuh nafsu *author nahan napas*
-author PoV-
“sarangheyo ,Hyelin ah . saranghantago . jeongmal saranghe” ucap Kevin mesra sambil menjilati leher jenjang Hyelin dan menggigit kecil .
“ne oppa , nado sarang….” ucap Hyelin terputus oleh Kevin yang tiba-tiba mencium bibirnya lembut . Kevin mempererat pelukannya hingga badan mereka berdua menempel . secara perlahan , Kevin mengeluar lidahnya , dan disambut oleh Hyelin . Hyelin melingkarkan tangannya di leher Kevin dan memulai ciuman panas .
Kevin tidak tinggal diam dan mulai mempraktekkan  tingkah liarnya . ia mulai meraba bagian payudara Hyelin yang masih tertutupi oleh kemeja berwarna putih kotak-kotak hitam . ia pun menyudahi permainan di bibir Hyelin dan mulai menciumi leher jenjang Hyelin , menjilatinya , lalu mengigitnya hingga meninggalkan bekas .
“ahh … hhmmm ..” Hyelin pun mendesah ketika Kevin meremas payudarnya sambil mengigit leher jenjangnya . “hhh.. op..oppa.. oppaa…” ucap Hyelin dengan napas terengah-engah .
“waeyo jagiya ?” tanya Kevin sambil menatap yeojanya lembut
“op..oppaa.. ap.. apa.. ki..kita … mela…kukan…nya…di..sini… ” tanya Hyelin
“mungkin iya . mungkin juga ngga ..” goda Kevin . Kevin kembali mendaratkan ciuman ke bibir Hyelin . Kevin mulai melumat lembut bibir Hyelin , menggigitnya , dan mengepung seluruh bagian mulut Hyelin dengan bibirnya . Hyelin pun membalas ciuman yang mulai memanas . Kevin menggigit bibir bawah Hyelin  dan mulai memasukkan lidahnya ke dalam mulut Hyelin .
“mmhh … mmmhhhh..” desah Hyelin saat lidahnya digigit lembut oleh Kevin . Kevin mulai membuka satu per satu kancing baju kemeja Hyelin sambil menjilati kuping Hyelin .
“sepertinya melakukannya di sini ngga enak ..” ucap Kevin melepaskan ciumannya . Hyelin mengangguk lemah . Kevin mengendong Hyelin membawanya ke kamar di lantai atas tanpa melepaskan bibirnya dari bibir mungil Hyelin .
------------------------
Kevin membaringkan tubuh Hyelin ke atas tempat tidur dan masih menciuminya dengan ganas . Tangannya mulai liar menanggalkan baju Hyelin dan melemparnya entah kemana *woy , kena muka author cuy ! ==’* Kini Kevin mulai bermain di payudara Hyelin yang masih terbungkus oleh bra berwarna hitam . Kevin meremas lembut payudara Hyelin , menciuminya , dan berhasil (?) membuat Hyelin mendesah tak karuan .
“ahh..hhh…ahhh..shhh…” desah Hyelin ketika Kevin melucuti bra hitamnya . kini Kevin dapat melihat payudara Hyelin yang montok , lalu meremasnya . ia mulai memainkan nipple kanan Hyelin dengan lidahnya dan memainkan nipple yang lain dengan tangannya . Hyelin hanya bisa pasrah dan mengikuti permainan Kevin yang sudah berhasil membuatnya lemas dan tak berdaya .
Tangan Kevin mulai bergerak kea rah hot pants yang dikenakan Hyelin . secara perlahan ia membuka hotpans tersebut dan melemparkannya ke lantai tanpa melepaskan ciuman panas mereka . tangan Hyelin pun tak mau kalah dengan tangan Kevin yang telah membuatnya nyaris polos . Hyelin mulai membuka kancing kemeja Kevin , melepaskannya , lalu melemparnya ke lantai . ia mulai meraba dada Kevin yang bidang , memainkan nipplenya , hingga membuat Kevin ikut mendesah dan melepaskan ciuman mereka .
“ahh..shhh..hhh..” desah Kevin yang membuat Hyelin tersenyum evil . Kevin menatap yeojanya yang tengah tersenyum puas karena desahannya . ia menindih tubuh Hyelin dan memgang ujung celana dalam Hyelin lalu menurunkannya dan melemparnya (lagi) . Kevin berdiri dan melihat tubuh Hyelin yang sudah tidak berbalut apa pun .
“waah , neomu yeppo , jagiya” puji Kevin dan menunjukkan senyum mautnya . Hyelin langsung meraih bantal didekatnya lalu menutupi tubuhnya . pipi Hyelin berubah jadi merah karena pujian Kevin . tan pa berlama-lama , Kevin langsung membuka seluruh benang yang masih melekat di tubuhnya dan kembali mencium bibir Hyelin . perlahan ia menjauhkan bantal yang menutupi tubuh indah Hyelin .
“jagiya , neomu yeppo . saranghaeyo” ucap Kevin sambil membelai rambut Hyelin dan mencium kening Hyelin . Kevin mulai bermain di payudara Hyelin . menciumi payudara Hyelin dan memainkan nipple Hyelin dengan lidahnya . tangan Kevin mulai bergerak menuju paha mulus Hyelin . ia mengusapnya lembut dan melebarkan keuda paha Hyelin hingga ms.V Hyelin terlihat . ia mulai mengusap-usap ms.V Hyelin , hingga yeojanya mendesah .
“ahh..ahh..kev..kevin..geli..shhh” desah Hyelin ketika Kevin mengusap-usap ms.V-nya .
-Kevin PoV-
“ahh..ahh..kev..kevin..geli..shhh” desahnya ketika aku mengusap-usap ms.V-nya . desahannya sangat seksi dan membuatku semakin ingin memilikinya sepenuhnya . perlahan jariku mulai bergerak masuk kedalam ms. V-nya . mula-mula aku memasukkan satu jari , kemudian dua jariku kini sudah masuk kedalam ms. V-nya . ia menggelinjang nikmat karena jariku yang mulai mengorek dan mengacau di ms. V-nya . Ia mendesah tak karuan dan mencakar punggungku serta menjambak rambutku lembut (?) .
“ahhh..ahhh..kevin…ahhh” desahnya ketika aku menggigit nipple kanannya dengan keras . jariku telah basah oleh cairan bening . sepertinya ia sudah mencapai klimaks . aku menjilati jariku dihadapannya , ia menatapku dengan tatapan yang menginginkan apa yang aku jilat . aku memberikan jariku yang basah oleh cairannya , ia menjilatinya dengan penuh penghayatan (?)
“Hyelin ah~ , juniorku juga minta” pintaku padanya . ia melepaskan jariku dan tersenyum padaku . dengan cepat ia langsung menggulingkanku dan merangkak di antara kedua kakiku . ia mulai memegang juniorku perlahan . sepertinya ia masih canggung untuk melakukannya .
“jagiya , bisa ?” tanyaku . ia mengangguk pelan , lalu mulai mengocok juniorku . *author sesak napas tingkat akut* aku memejamkan mataku dan menikmati permainannya . ia mulai mengocok juniorku dengan cepat . ahh , dia sudah mulai pintar .
“ahhh..hhh..errrhhh…ppali jagiya..ppali..” desahku tak karuan . ia mulai mengulum juniorku . ia menjilati juniorku dari pangkal hingga ujung kepalanya sambil memainkan twinballku . aku mulai merasakan akan mencapai klimaks . aku bangun dan menatap Hyelin yang masih mengulum juniorku .
-Hyelin PoV-
Ia menyemprotkan spermanya ke dalam mulutku . penuh sesak rasanya mulutku . ia malah menekan kepalaku untuk terus mengulum juniornya . dengan terpaksa aku menelan spermanya . rasanya asin dan kental *wadah ==’*
“ahhh..erhhh..terus jagiya..” ucapnya sambil mengusap rambutku . kulihat sepintas Kevin memejamkan matanya , merasakan setiap kenikmatan dari permainanku ini . tak berapa lama , ia melepaskan juniornya dari mulutku dan langsung mencium bibirku . kami kembali berciuman panas .
“kamu udah siap jagiya ?” tanyannya padaku .
-Author PoV-
 “kamu udah siap jagiya ?” tanya Kevin sambil membaringkan Hyelin . Hyelin menatap Kevin dengan tatapan ragu .
“ummm , pelan-pelan yah oppa” pinta Hyelin yang masih belum yakin . Kevin mencium pipi dan kening Hyelin , lalu menatapnya dengan tatapan penuh keyakinan .
“ne , gwenchanna . aku bakal pelan-pelan kok . just trust me , jagiya” ucap Kevin meyakinkan Hyelin . Kevin mengecup bibir Hyelin lalu mulai memasukkan juniornya ke dalam ms. V Hyelin .
“akkhh … akkhh.. sa…sakit..ahh” jerit Hyelin ketika junior Kevin mulai memasuki ms.V-nya . Kevin langsung mencium Hyelin untuk menghilangkan rasa sakit yang dirasakan Hyelin . air mata Hyelin mulai mengalir karena rasa sakit yang hebat di ms.V-nya . Kevin kembali memasukkan juniornya ke dalam ms.V Hyelin .
“ahh…sakit oppa..errhhh..ahhhh..hhhh” jerit Hyelin lalu menggigit bibir bawahnya .
“sabar jagiya . erhhh.. sebentar lagi”
“ahh..” desah keduanya bersamaan . junior Kevin kini sepenuhnya sudah berada di dalam ms. V Hyelin . ms.V Hyelin dengan kuat mencengkram junior Kevin yang membuat Kevin merasa hangat dan nyaman (?) . Kevin mengecup bibir Hyelin lembut dan mulai memaju mundurkan juniornya dengan tempo pelan .
“arhhh..ahh..ahh..kevin..ahhh” desah Hyelin ketika Kevin memulai permainan intinya . Kevin mulai meremas payudara Hyelin yang sedang ‘bebas tugas’ dengan ganas . Hyelin pun yang tidak mampu menahan rasa sakit dan perih di awal permainan langsung memeluk Kevin dan mendesah langsung di kuping Kevin .
“teruslah mendesah , jagiya” pinta Kevin yang mulai mempercepat gerakannya . Hyelin makin mendesah tak karuan sambil memanggil nama Kevin . Kevin tersenyum menatap Hyelin dan mencium bibirnya .
-Hyelin PoV-
“ugh..ahh…ahhh..kevin ah…ppali..ahhh” desahku nikmat . ia mempercepat gerakannya . kurasakan sakit yang cukup menyakitkan di ms. V-ku dan aku merasa juniornya juga berdenyut . Kevin menghentikan kegiatannya sejenak , kurasa untuk mengambil persediaan oksigen . nafasku sudah tidak beraturan dan kuyakin ia pun juga . Kevin mulai bergerak lagi dan kali ini semakin cepat dari yang sebelumnya .
“aa..arhhhh…eughhh..” desahku sambil menjambak rambutnya untuk menahan hentakan juniornya yang terasa ngilu . ia menyudahi permainannya di payudaraku dan memegang pinggangku .
“ke..kevin ah..ppali !!” ucapku dengan napasku yang sudah terengah-engah . Kevin pun semakin mempercepat gerakannya .
“cu..cukup Kevin ah~..ahh..” ucapku sambil memejamkan kedua mataku . berusaha menahan rasa sakit dan merasakan kenikmatan yang datang pada saat bersamaan .
“shireo . belum jagiya . sebentar lagi yah” ucapnya . ia semakin memepercepat gerakannya , aku sudah tidak tahan .
“ke..kevin ah..aku..mau..keluar…ahhh..hhh..shh” desahku ketika aku mulai merasakan akan mencapai klimaks . ia tidak memeperdulikan ucapanku dan semakin memepercepat gerakannya dan meremas payudaraku . dapat kuarasakan kenikmatan itu datang dan menghilangkan sedikit rasa sakitku .
“ahhh..” desahku ketika aku mencapai klimaks , kurasakan ada yang cairan yang keluar dari ms. V-ku . kini aku hanya bisa pasrah mengikuti Kevin yang belum mencapai klimaks .
“ugh..ahhh” desahnya ketika ia mencapai klimaks . aku dapat merasakan cairan hangat mengisi rahimku . Kevin langsung ambruk di atas tubuhku dan menciumi belahan payudaraku . aku menggeliat lalu mengelus rambutnya .
“aku..belum..puas..jagiya” ucapnya dengan napas terengah-engah . aku terkejut dan langsung menatapnya . ia menatapku dengan tatapan evilnya .
“mwo ? oppa , aku cape . nanti lagi ajah yah” mohonku menunjukkan puppy eyesku . ia menggeleng .
“tanggung jagiya , kalau Kevin junior dikeluarin , nanti susah lagi masuknya . mumpung masih ngerasa enak nih , ayo kita lanjutin lagi jagiya” jelasnya .
-Author PoV-
 “tanggung jagiya , kalau Kevin junior dikeluarin , nanti susah lagi masuknya . mumpung masih ngerasa enak nih , ayo kita lanjutin lagi jagiya” jelas Kevin . Hyelin hanya bisa pasrah dengan keinginan Kevin . Kevin langsung merubah posisi mereka tanpa mengeluarkan juniornya dari ms. V Hyelin . kini giliran Hyelin yang berada diatas .
“mwo ? kenapa aku yang di atas ?” tanya Hyelin polos . Kevin tersenyum melihat kepolosan yeoja nya ini .
“karena aku mau liat aksi kamu gimana” jawab Kevin lalu memegang pinggang Hyelin dan langsung memulai menggerakannya . Hyelin mulai bergerak naik turun dengan seduktif . Kedua payudaranya ikut bergerak mengikuti irama gerakannya . Kevin meerams kembali payudara Hyelin yang sebelah kiri .
“Hyelin ..ppali..” uap Kevin sambil meremas-remas payudara dan pantat Hyelin . Hyelin pun mengalungkan tangannya di leher Kevin .
“opp..oppa…aku..ahhhh” ucap Hyelin terputus karena ia mencapai klimaks . Kevin yang belum kembali menggerakan juniornya . Hyelin suadah terkulai lemah dalam pelukan Kevin dan hanya mampu mendesah . setelah 15 menit , akhirnya Kevin pun mencapai klimaksnya dan mengeluarkannya di rahim Hyelin .
“gumawo jagiya..” ucap Kevin sambil mencium pundak Hyelin . Hyelin menatap Kevin dan melumat bibir Kevin .
“ne , cheonmaneyo jagiya” jawab Hyelin lalu memebelai rambut Kevin . Kevin meciumi belahan payudara Hyelin dan menjilati nipplenya .
“nanti malam kita lanjutin lagi yah jagi” pinta Kevin
“ah..shireo..nunggu 1 minggu lagi ajah yah oppa” tawar Hyelin .
“shireo..malam ini pokoknya”
“ahh..oppaa”
“saranghaeyo , Hyelin ah~”
“nado saranghaeyo oppa”
“malam ini main lagi yah , biar ada Kevin dan Hyelin junior”
“ini mah kecepetan oppa..ahhh”

-end- ^^



Sabtu, 23 Oktober 2010

FF [NC-21] /R/Part 1 of 2/ 너 아니면 안돼, 유헤 !!

Title       : 아니면 안돼, 유헤!!
Author  : Marchellyne Kim
Genre   : PG-17 / NC-21; Romane *under 17th ? step back please ^^*
Cast       :
·                              Marchellyne Kim as Choi Yoohee
·                              Jessica Jung as Jessica
·                              Fanny L as Lee Ryeolin
·                              Kim Jonghyun as Jonghyun

—————————————————

Ting .. tong.. ting .. tong ..
Bel berdentang merdu (?) menandakan jam sekolah telah usai . murid-murid kelas 12science-A2 mulai sibuk membereskan buku-buku mereka ke dalam tas maupun ke dalam laci meja mereka .
Yoohee masih duduk manis dan (masih juga) sibuk dengan handphonenya , sambil sesekali tersenyum sendiri dengan handphonenya *gila ? /PLAK* Ryeolin yang duduk di depannya menengok kebelakang dan menatap Yoohee heran .
“waeyo ? namjachingumu ngegombal lagi ?” tanya Ryeolin bingung .
“ah. Aniyo.. onni ku cerita tentang Yoogeun . hihihi …” jawab Yoohee sambil tertawa kecil . Ryeolin menggeleng-gelengkan kepalanya heran .
Pintu kelas terbuka secara kasar dan mengalihkan seluruh perhatian orang dikelas . muncul seorang namja dengan wajah panic mencari seseorang .
“YA !! apa di kelas ini ada yang namanya Choi Yoohee ?” tanya namja tersebut dengan napas terengah-engah . Yoohee tersentak langsung menatap namja yang menyebut namanya , ia berdiri dan menatapnya bingung .
“chonun … Choi Yoohee imnida . waeyo ?” tanya Yoohee bingung . namja tersebut dengan cepat melangkah masuk menghampiri meja Yoohee lalu menarik tangannya yang kurus . Yoohee mencoba melepaskan genggaman namja tersebut dengan sekuat tenaga .
“YA !! waeyo ? marebhwa ! YA !!” berontak Yoohee berusaha melepaskan tangannya .
“namja chingumu , terluka..” ucap namja tersebut berusaha untuk berbicara dengan suara setenang mungkin . Yoohee terkejut , matanya mulai berkaca-kaca . Tanpa panjang kata , namja tersebut langsung membawa Yoohee ke tempat namja chingunya yang dikabarkan terluka .

***
“namja chingumu ada di dalam .. aku ngga berani masuk .. kondisinya cukup mengerikan” ucap namja tersebut sambil menunjuk pintu gudang yang ada di hadapannya sekarang . gudang sekolah terletak di belakang sekolah sejauh 750 meter *jauh ==” kira-kira klo ngesot mpe brapa jam tuh ?* .
Yoohee membuka pintu gudang tersebut dengan perasaan yang campur aduk . perasaan bingung , cemas , khawatir , panic , takut , dan sedih bercampur menjadi satu dalam perasaannya sekarang ini . ia memberanikan diri membuka pintu gudang dan melangkah masuk kedalam . ketika ia melangkah masuk kedalam , matanya terpaku pada seorang namja yang berdiri diatas mattras olahraga dengan kedua tangannya diikat di kiri dan di kanan . Yoohee melihatnya dan langsung menangis , berlari menghampirinya . baju seragam namja tersebut terlihat agak lusuh dan robek dimana-mana . Tanpa berpikir panjang , Yoohee langsung melepaskan ikatan dikedua tangan namja tersebut dengan cepat , hingga namja tersebut jatuh ke dalam pelukan Yoohee .
“jagiya .. gwenchanna ?” tanya Yoohee dengan suara khawatir smbil mengelus-elus punggung sang namja . sang namja tidak menjawab dan hanya terdengar napas yang tidak beraturan sang namja di telinga Yoohee . tangan sang namja mulai memeluk Yoohee dengan erat . sontak membuat Yoohee menangis dalam pelukan sang namja sambil mengelus rambut hitam sang namja .
“jagiya .. kamu gapapa kan ? say something …” pinta Yoohee
“ne jagiya .. nae gwenchanna..” jawab namja tersebut berbisik . Yoohee seketika terkejut mendengar jawaban namja tersebut . ia terkejut karena suara ini bukanlah suara namjachingunya . seketika ia mencoba untuk melepaskan pelukan sang namja tersebut dengan sekuat tenaga .
“Jonghyun’ssi… lepaskan ..” ucap Yoohee sambil berusaha mendorong tubuh Jonghyun . Jonghyun menggeleng dan semakin mempererat lagi pelukannya . Yoohee memukul dada Jonghyun dengan sekuat tenaga berharap Jonghyun akan melepaskan pelukannya .
“shireo .. nae bogoshippo , jagiya … neo mollaseo ? hmm ?” tanya Jonghyun sambil mencium leher jenjang Yoohee . Yoohee mulai menggeliat kegelian .
“Jonghyun’ssi .. jebal .. lepaskan aku .. aku bukan yeojachingu mu lagi ..je..” ucapan Yoohee terputus karena Jonghyun mencium bibir Yoohee lembut . Yoohee tidak membalas ciuman Jonghyun tersebut dan mendorong Jonghyun menjauh .
Ciuman Jonghyun pun terlepas dan Yoohee mencoba untuk berlari . dengan cepat , Jonghyun menarik tangan Yoohee lalu mendekapnya lagi dengan erat sambil menciumi leher dan meremas payudara Yoohee .
“ahhh.. hhh.. Jonghyun’ssi…hh..ahhh..jebal… lepaskan aku.. kita sudah tidak ada hubungan lagi…” ucap Yoohee di sela-sela desahannya . Jonghyun mencoba melepaskan kancing baju Yoohee satu persatu sambil meciumi bibir Yoohee dengan ganas . saat Jonghjyun mencoba kancing baju Yoohee yang kedua , Yoohee menghentikan tangan Jonghyun dan melepaskan ciuman Jonghyun . air mata Yoohee mulai mengalir .
“Jonghyun’ssi .. jebal … jangan..” mohon Yoohee .
“jagiya.. nae saranghae.. aku masih sayang sama kamu..”
“tapi kita udah putus Jonghyun’ssi .. jebal .. jangan lakukan ini padaku..” pinta Yoohee . Jonghyun pun menghapus air mata Yoohee lalu mencium matanya lembut .
-Flashback-
5 months ago..
Yoohee melangkah masuk ke dalam perpustakaan yang sepi  dan mencari namja chingunya yang tercinta , Kim Jonghyun . Ia melangkah masuk dan mulai mencari di setiap lorong rak buku di perpustakaan . tiba-tiba , Yoohee mendengar suara desahan seseorang yang berasal dari sudut ruangan , dekat rak-rak buku kebudayaan . ia memberanikan diri untuk mendekati sumber suara desahan tersebut .
“ahh.. op..oppa..shhh..hhh..” desah seorang yeoja yang terdengar semakin jelas oleh Yoohee . Langkah Yoohee terhenti ketika ia mendapati Jonghyun sedang menciumi tubuh Jessica dengan penuh nafsu . air mata Yoohee tak tertahankan lagi , lalu menetes . ia tetap memandangi kedua orang tersebut yang kini membuat hatinya terluka sangat dalam
Jonghyun PoV
Aku tak tau apa yang terjadi padaku saat ini . aku tak bisa menjauhkan tubuhku dari tubuh Jessica . ia terlalu menggoda dan membuat nafsuku jadi menggebu-gebu (?) . desahannya semakin membuatku bersemangat untuk menciumi dan menyentuh setiap jengkal tubuhnya .
“ahh.. op..oppa..shhh..hhh..” desahnya ketika aku menciumi lehernya ,menggigitnya kecil hingga membuat kissmark . tangan kirinya mengelus punggungku lembut dan tangan kanannya mengusap rambut hitamku . tanganku mulai melucuti seragamnya dan aku dapat melihat payudaranya yang montok dan masih terbalut rapi (?) dengan bra hitam berenda . tanpa aku susah payah , ia membantuku melepaskan kail branya sendiri . kini , aku dapat melihatnya tanpa halangan apapun *author sesek napas* . tanganku mulai meremas-remas payudaranya dan memainkan nipplenya . aku mulai mengisap nipple kirinya , menggigit , lalu memainkannya dengan lidahku . ia mendesah tidak karuan dan tangannya mulai membuka kancing baju seragamku satu persatu hingga terlepas . ia meraba dadaku lalu mencubit kedua nippleku dengan jari-jarinya yang halus . aku kembali ke bibir mungilnya , menciumnya lembut , menghisap bibir bawahnya , dan memainkan lidahku didalam rongga mulutnya . tidak kusangka , ia pun lebih lihai dalam hal ini dibandingkan aku . ia pun memainkan lidahnya dan tangannya yang tetap memainkan nippleku .
Aku mulai menyingkap rok mininya dan melucuti celana dalamnya , lalu mengelus pahanya . ia pun mengerti dan mulai melebarkan kedua kakinya . tanpa melepaskan ciuman panas kami , aku mulai mengusap-usap ms. V-nya . ia melepaskan ciuman kami dan mendesah hebat .
“ahh..op..oppaa.. ahhh..hhh..geli…shhh..” ucapnya sambil merangkulkan tangannya di leherku . aku tetap melanjutkan permainan ini tanpa mendengarkan respon darinya . aku mencari slereting rok mininya yang benar-benar sangat mengganggu *ngek ? segitunya kah oppa ? ==’* . aha ! akhirnya aku menemukannya . grr .. sulit sekali untuk melepaskan rok mini yang menutupi tubuh seksinya ini . ia terus mendesah tak karuan ketika aku meremas kedua pantatnya yang mulus sambil menurunkan rok mininya  .
Jariku mulai bergerak masuk kedalam ms. V-nya . mula-mula aku memasukkan satu jari , kemudian dua jariku kini sudah masuk kedalam ms. V-nya . ia menggelinjang nikmat karena jariku yang mulai mengorek dan mengacau di ms. V-nya . Ia mendesah hebat dan mencakar punggungku .
“aaahhh .. ahhh.. op..oppaa.. hhh…ahh..” ucapnya memanggilku ditengah desahannya yang seksi . aku tetap memainkan jariku di dalam ms. V-nya dan mulai menciumi bibir mungilnya , memainkan lidah di dalam rongga mulutnya , dan menghisap bibir bawahnya .
“waeyo , sica ah ?” tanyaku melepaskan ciuman panas kami .
“oppa.. giliran dong .. aku…. Aaahhhh…” ucapnya terputus karena ia mencapai klimaksnya . cairan putih bening mengalir dari ms. V-nya dan membasahi kedua jariku . aku menarik keluar kedua jariku , lalu menjilatinya hingga bersih *piring gtu dijilatin mpe bersih ? /PLAK* .
“boleh .. tapi buka sendiri yah ..” godaku . ia tersenyum lalu mulai berlutut di hadapanku . lebih tepatnya di hadapan juniorku yang sudah mulai menegak . ia membuka celana ku dan melemparkannya entah kemana . ia memandangi juniorku yang masih terbungkus oleh celana dalamku yang berwarna putih *wah putih yah ? okeh aku catat (author maniakk !!) ==’*  ia mengusap usap juniorku dengan lembut ..
“shhh..hhh..hhhh.. ppali sica ah..” desahku tak sabar . ia menatapku yang sudah mendesah , lalu ia memberiku senyumnya yang evil  .
“sabar yah oppa . sekarang aku yang memegang kendali . jadi oppa harus sabar” ucapnya , ia mulai melucuti celana dalamku , dan kini kami berdua sama-sama polos , tidak ada sehelai benang pun yang menempel di badan kami . ia memainkan twinball ku dan juga memegang mr.P ku dengan lembut .
“ahh…shhhh..hhhh..ppali..sica’ssi..ahhh..ppali”
Author PoV
Yoohee sudah tidak sanggup melihat pertunjukan yang telah menyayat hatinya tersebut . air matanya mengalir dengan deras tak kunjung berhenti .
“Jonghyun oppa…” penggil Yoohee dengan segenap keberanian . Jonghyun dan Jessica seketika langsung menghentikan permainan mereka dan menatap Yoohee yang sedari tadi telah melihat dengan LIVE permainan hot mereka *siarannya di channel apa ? mau dong !!* . Jonghyun  dengan cepat melepaskan tangan Jessica dari juniornya sambil menatap Yoohee yang menangis .
“Yoohee-ah , oppa bisa jelasin semuanya …” ucap Jonghyun seraya melangkah menghampiri Yoohee . Yoohee melangkah mundur dan menundukkan kepalanya .
“oppa .. menjauhlah dariku .. aku .. aku .. benci padamu oppa” terdengar isak tangis Yoohee disela-sela ucapannya . air matanya mengalir dengan deras tak berhenti *brb , author ambilin ember buat nampung (author ganggu aje !!) *
“Yoohee-ah .. jangan salah paham dulu..dengerin penjelasan oppa dulu..”
“penjelasan apa lagi oppa ? apa yang tadi aku liat kurang jelas ?! oppa selingkuh sama Jessica !! onni ku sendiri !!” teriak Yoohee seraya menatap Jonghyun dengan matanya yang merah dan bercucuran air mata . Jonghyun meraih tangan Yoohee lalu menariknya kedalam pelukannya . Yoohee berontak dan memukul-mukul dada Jonghyun dengan sekuat tenanga .
“oppa .. lepasin .. aku benci oppa .. aku benci oppa !!”
“andwe Yoohee-ah .. kamu ga boleh benci sama oppa . oppa cuma cinta sama kamu ..”
“BOHONG !! .. “ ucap Yoohee tegas dan berhasil melepaskan pelukan Jonghyun . Jonghyun berusaha meraih lagi tangan Yoohee , namun yeoja tersebut menghindar .
“oppa .. mulai sekarang .. aku ga mau lagi ketemu oppa . aku ga mau lagi liat muka oppa . berhenti sms , nelpon , dan mengirimi bunga mawar putih ke kelasku ..”
“Yoohee-ah.. oppa…”
“kita putus oppa .. dan Jessica onni , chukkae .. Jjong oppa sekarang milikmu seutuhnya ..” Yoohee menatap kedua orang tesebut dengan tatapan yang berbeda dari biasanya . Jessica hanya bisa menunduk dan tak berani menatap wajah dongsaengnya . sedangkan Jonghyun menatap Yoohee tidak percaya atas ucapannya yang terakhir .
-end Flashback-

Jonghyun membelai rambut panjang Yoohee dengan lembut dan menatap yeoja yang sedang menangis di hadapannya .
“tapi waktu itu kamu yang memutuskan tanpa persetujuanku . tanpa mendengarkan penjelasanku dulu jagiya ..” ucap Jonghyun yang kembali meciumi leher jenjang Yoohee .
“penjelasan apa lagi Jonghyun’ssi ? kamu jelas-jelas selingkuh dengan onniku ..” ucap Yoohee dengan nada tinggi seraya berusaha mendorong tubuh Jonghyun untuk menjauh dari tubuhnya . Jonghyun terdorong menjauh dari tubuh Yoohee . dengan cepat , Yoohee langsung berlari ke arah pintu gudang .
“percuma saja jagiya .. pintunya terkunci . hanya ada kita berdua di dalam sini ..”
“keluarkan aku dari sini , Jonghyun’ssi . keluarkan aku .. YA !! toloooongg !! buka pintunya !!” teriak Yoohee sambil menggedor-gedor pintu berharap ada orang yang lewat di luar sana dan mau membukakan pintu untuknya . Jonghyun melangkah mendekati Yoohee . ia mulai membuka satu per satu kancing bajunya , lalu menanggalkan bajunya . Jonghyun yang topless mendekap Yoohee erat dari belakang . Yoohee berusaha memberontak , tapi usahanya percuma . tenaga Jonghyun jauh lebih besar daripada tenaganya saat ini .
Jonghyun mulai menciumi leher Yoohee lagi sambil meremas payudara Yoohee dengan lembut . Yoohee mulai mengeluarkan desahan-desahan kecil . Tanpa berlama-lama , Jonghyun mulai membuka kancing baju Yoohee , melepaskannya , lalu melemparnya entah kemana .
Yoohee PoV
Tenagaku sudah habis . aku tak sanggup lagi melawan semua perlakuannya . aku mulai pasrah dalam dekapannya . sudah terlambat untuk melarikan diri , ia sudah melepaskan bajuku .
“Yoohee-ah .. neo araseo , nae .. jeongmal bogoshippo …” ucapnya sambil membuka kail bra milikku . ia membalikkan badanku dan kini menghadap padanya . ia sepertinya tidak peduli dengan keadaanku sekarang . ia terus saja menciumi bibir , leher , serta payudaraku . nafasku mulai tak beraturan , kepalaku mulai terasa pusing .
“aaakh…ahhh..hhh..shhh..” desahku ketika ia memainkan kedua nippleku dengan kedua tangannya . ia menatapku yang sudah tidak berdaya ini dengan evil smilenya .
“kamu akan menikmatinya , jagiya .. namjamu ngga bakal bisa berbuat begini ke kamu . so .. let me do it..” bisiknya mesra di kupingku sambil meremas kedua payudaraku dengan kasar , membuatku mendesah tidak karuan .
Jonghyun kembali melumat bibirku dengan lembut . lalu menggendongku tanpa melepaskan ciumannya .  tanpa sadar aku mulai mengalungkan kedua tanganku ke lehernya dan juga membalas ciumannya . ia menjatuhkanku dia atas mattras olahraga dengan perlahan . aku memejamkan mata merasakan kenikmatan ketika ia menghisap nipple kiriku dan memainkan nippleku yang satunya .
Author PoV
Yoohee mulai menikmati dan mengikuti permainan Jonghyun . Jonghyun pun tidak ragu lagi untuk melepaskan benang yang masih melekat di tubuh yeoja tersayangnya itu . tanpa persetujuan Yoohee , Jonghyun mulai beralih ke paha putih mulus milik Yoohee . ia mulai mengelusnya sampai ke pangkal paha . mengusap-usap ms. V Yoohee yang masih terbungkus celana dalam berwarna pink .
“erhhh…shhh..hhhh” desah Yoohee ketika Jonghyun mulai menyingkap celana dalamnya dan mengelus ms. V nya .
“kamu menyukainya jagiya ? hmm ?” tanya Jonghyun ketika melihat Yoohee memejamkan matanya dan mengigit bibir bawahnya . tidak ada tanggapan dari Yoohee atas pertanyaan Jonghyun tadi .
Tiba-tiba pintu gudang terbuka dan muncul sesosok namja dengan baju yang lusuh dan terdapat luka di wajah dan tangannya . permainan Jonghyun pun terhenti karena munculnya namja tersebut .
‘YA !! KIM JONGHYUN !! MENJAUH DARI YEOJAKU !” teriak namja tersebut dengan tenaganya yang tersisa .
Yoohee mencoba untuk menoleh ke arah namja yang berteriak tadi . terlihat samar namja tersebut berdiri di depan pintu dan tangan kanannya bertopang pada sisi kusen pintu . Yoohee yang sudah tidak kuat untuk berdiri karena rasa sakit yang hebat di kepalanya tetap mencoba untuk bangun dari mattras dan mendorong Jonghyun untuk menjauh dari tubuhnya . akan tetapi , baru ia mengangkat badannya dan dengan posisi duduk , rasa sakit di kepalanya makin menjadi , ia pun terbaring kembali dan pingsan .
Namja tersebut langsung berlari ke arah Yoohee dan Jonghyun ketika melihat Yoohee terkulai lemah dan pingsan . tanpa basa-basi , ia langsung mendaratkan sebuah pukulan di wajah Jonghyun hingga terjatuh dari mattras .
“YA !! KIM JONGHYUN !! beraninya kau menyentuh yeojaku ! Yoohee bukan yeojamu lagi !” ucap namja tersebut sambil meninju Jonghyun berkali-kali , hingga darah segar mengalir dari sudut bibir dan hidung Jonghyun . namja tersebut berdiri meninggalkan Jonghyun dan menghampiri Yoohee yang sudah pingsan dengan kondisi topless . namja tesebut melepaskan blazernya dan menutupi tubuh Yoohee lalu menggendongnya keluar dari gudang .
“mianheyo , jagiya .. aku tidak bisa melindungimu di saat seperti tadi . mianheyo ..” bisik namja tersebut kepada Yoohee .

to be continue .. ^^

Growing Season part #5 : N L'amour trouvera un moyen ♥‍

Growing Season part #5
Title : N L’amour trouvera un moyen ♥‍
Author : Marchellyne Kim
Cast :
·                              Aulia rk as Park Solbi
·                              Kim Ryeowook
·                              Carolus Richie as Kaito Kim
·                              Yesung
·                              Go Younha
·                              Hankyung
·                              Kangin

—————————————————

January 10th 2010 , 2.35 AM , Kyung Hee’s Library

Solbi memasuki perpustakaan sambil mengusap-usap kepalanya yang masih sakit akibat terkena lemparan kertas dari Luna . ia melihat-lihat sekitar mencari seseorang yang memintanya untuk datang ke perpustakaan .
“psst .. Solbi ah~” panggil seseorang dengan suara yang agak sedikit berbisik . Solbi menoleh ke kanan mencari orang yang memanggil namanya . “Solbi ah~ .. sebelah kiri…” lanjut orang tersebut . Solbi menoleh ke kiri dan melihat Ryeowook yang berdiri di samping rak buku-buku hukum negara . Solbi tersenyum dan menghampiri Ryeowook yang sedang memegang buku tebal bersampul merah
“oppa .. ada apa manggil aku ke sini ?” tanya Solbi sambil tersenyum bahagia .
“aku kangen sama kamu..” ucap Ryeowook sambil menatap Solbi lembut . Solbi tertawa kecil lalu memeluk Ryeowook .
“aku juga kangen sama oppa . padahal tadi pagi baru ajah pergi ke kampus bareng oppa . sekarang udah kangen ..” ucap Solbi dengan manja . Ryeowook membalas pelukan Solbi lebih erat sambil mengelus kepala Solbi lembut .
“Awww~~” keluh Solbi ketika Ryeowook menyentuh bagian kepalanya yang sakit . Ryeowook tersentak kaget lalu menatap Solbi panik .
“waeyo Solbi ?” tanya Ryeowook khawatir .
“aniyo oppa . oppa kepegang luka di kepalaku ..” jawab Solbi sambil mengusap-usap kepalanya yang sakit . Ryeowook langsung melihat bagian kepala Solbi yang sakit .
“ya ampun jagi .. kenapa bisa benjol ?” tanya Ryeowook yang panik melihat benjolan yang cukup besar di kepala Solbi .
“ahh~ tadi aku kepentok pintu oppa . tapi gapapa kok” jawab Solbi berusaha menyembunyikan kejadian yang sebenarnya . Ryeowook menatap Solbi ragu .
“yakin kamu cuma kepentok pintu ?” tanya Ryeowook memastikan . Solbi mengangguk sambil mengusap-usap lukanya . Ryeowook mecium kening Solbi lalu memeluknya dengan erat .
“Ryeowook’ssi , tolong bantu aku yah . aku mau pergi , tolong jaga perpustakaannya yah” ucap penjaga perpustakaan yang dengan terburu-buru . Ryeowook dan Solbi menghampiri meja administrasi dan melihat penjaga perpustakaan yang sedang membereskan berkas-berkas .
“ne . ahjussi mau kemana ?” tanya Ryeowook .
“aku ada urusan . kalo kamu sudah mau pulang kunci ajah yah perpustakaannya . nih kuncinya” jelas penjaga perpustakaan seraya memberikan kunci ke Ryeowook .
“terus nanti kuncinya gimana ?”
“kamu titipin ke pos satpam ajah yah . gumawo” ucap penjaga perpustakaan yang buru-buru menuju pintu dan meninggalkan ruangan . Perpustakaan menjadi sepi dan hanya tertinggal mereka berdua saja .
“waa~ , sekarang cuma tinggal kita berdua oppa” ucap Solbi sambil menghela napas . “oh iya , tadi sebelum aku datang oppa ngapain disini ?” lanjutnya .
“ah , tadi aku nyari buku tentang hukum territorial” jawab Ryeowook sambil merangkul pinggul Solbi .
“oh , sudah ketemu ?”
“udah , kamu mau nemenin aku di sini ?” tanya Ryeowook dengan tatapan ramahnya . Solbi mengangguk sambil tersenyum . mereka berjalan kembali ke lorong rak buku tentang hukum negara dan mencari beberapa buku .
“oppa , kuliah hukum susah ngga yah ?” tanya Solbi polos . Ryeowook yang sedang serius membaca buku langsung tersenyum kecil ketika mendengar pertanyaan Solbi tersebut .
“ngga kok . kenapa ?” jawab Ryeowook sambil mengembalikan buku kembali ke tempatnya .
“aku penasaran ajah . soalnya jarang banget ada orang yang mau kuliah ambil jurusan hukum” ucap Solbi sambil membolak balik halaman buku “Leader , Law , and Politic” . Ryeowook mendekati Solbi dan menatapnya dengan penuh arti .
“iyah . karena ujian masuknya ajah susah” ucap Ryeowook yang masih memandangi Solbi .
“berarti oppa hebat yah bisa masuk jurusan hukum..” ucap Solbi kagum seraya menutup buku lalu bersandar di rak buku .
“sama kaya perasaan aku ke kamu . gampang jatuh cinta ke kamu , tapi sulit untuk mendapatkannya..” ucap Ryeowook yang mengubah atmosfir diantara mereka .
“but now , I’m yours .. oppa” tanggap Solbi dengan penuh perasaan . Ryeowook mengangguk lalu tersenyum . ia menatap kedua mata Solbi dan perlahan mendekatkan wajahnya ke wajah Solbi .
“Solbi ah~~ I love you ..” ucap Ryeowook lembut .
“I love you too , oppa” balas Solbi sambil menatap wajah Ryeowook . bibir Ryeowook bergerak mendekati bibir Solbi , mereka berciuman . Tangan kanan Ryeowook menyentuh pinggul Solbi dan mereka pun semakin hanyut dalam suasana . Tiba-tiba terdengar lagu ‘Hurricane Venus’ dari handphone Ryeowook yang mengubah suasana dengan cepat . Ryeowook menjauhkan bibirnya dari bibir Solbi secara perlahan lalu mengambil Handphone dari sakunya . Wajah mereka berdua sama-sama berubah menjadi merah berseri .
“halo ..?” jawab Ryeowook mengangkat telpon . Solbi memandangi Ryeowook yang sedang menjawab telepon .
“ah.. Yesung hyung .. waeyo ? … iya.. bentar lagi aku turun . tunggu yah .. iya iya . Kaito hyung juga udah pulang ? …. Oh … iyah iyah . sabar..”
“waeyo oppa ?” tanya Solbi ketika Ryeowook mengakhiri pembicaraan di telepon .
“hyung udah pulang . jadi mau pulang sekalian . kamu pulang sama siapa , jagi ?” tanya Ryeowook sambil menyentuh pipi kanan Solbi .
“aku ? pulang sendiri kayanya , oppa” jawab Solbi .
“Nick hyung kemana ?”
“Nick oppa ada kelas tambahan . jadi aku disuruh pulang duluan”
“aku antar kamu pulang yah , jagi . aku ga tenang kalau kamu pulang sendirian malem-malem”
“aniyo oppa . gapapa kok . aku bisa pulang sendiri” jawab Solbi sambil menggoyang-goyangkan tangannya .
“ikut ajah , Solbi’ssi” ucap Kaito yang tiba-tiba muncul di ujung lorong rak buku . Ryeowook dan Solbi tersentak kaget dan langsung menatap Kaito dan Yesung . “ngga bagus anak cewe pulang malem-malem , sendirian lagi . nanti aku yang kasih tau nick kalau kamu pulang bareng kita” tambah Kaito .
“gumawo oppa . tapi….”
“ahh~~ , ngga ada tapi-tapian . pokoknya kamu diantar pulang sama kita . titik !” ucap Yesung memotong ucapan Solbi dengan nada memaksa . Solbi mengangguk ragu lalu menatap Ryeowook yang tersenyum manis kepadanya . Terdengar lagu ‘Lucifer’ dari handphone Kaito .
“halo ..? omma .. wae .. ah ? Ryeo ? ada kok .. lagi sama Solbi , waeyo omma ? dinner ? okay .. kita pulang sekarang..”
“omma kenapa hyung ?’ tanya Yesung dengan ekspresinya yang datar .
“omma ngajak makan malam . Solbi juga harus ikut kata omma” jawab Kaito .
“bagus lah , kalau gitu ngga perlu lama-lama disini . aku udah laper banget” ucap Yesung sambil memegangi perutnya .
“pasti mau makan kimbab lagi ?” tebak Kaito . yesung mengangguk sambil menunjukkan senyum tengilnya . Ryeowook dan Kaito menggeleng-gelengkan kepala heran . Solbi tertawa kecil melihat ketiga bersaudara yang berdiri di depannya ini .
“ah~ .. semoga omma sama appa ngajak makan di luar dan NGGA ADA MENU MAKANAN YANG NAMANYA KIMBAB !” ucap Kaito dengan nada penekan pada kalimat terakhir . Yesung langsung memonyongkan bibirnya dan memukul lengan Kaito dengan keras .

—————————————————

January 10th 2010 , 6.15 PM , Myeong-Dong Seafood Restaurant

“ah~~ kenapa omma sama appa ngajak makan seafood sih ?! pasti ngga ada kimbabnya .. hu uh” protes Yesung ketika turun dari mobil . Kaito menggeleng-gelengkan kepala heran melihat dongsaengnya yang lagi ngidam makan kimbab itu . Ryeowook dan Solbi turun dari mobil lalu berdiri berdampingan sambil berpegangan tangan . Yesung menoleh menatap Ryeowook dan Solbi yang saling tersenyum satu sama lain . Tiba-tiba Yesung mendorong kepala Ryeowook pelan .
“eh .. kalau mau mesra-mesraan jangan di depanku . aku lagi kesel” ucap Yesung dengan bawel . Kaito menatap Yesung heran lalu menjewer Yesung dan menariknya masuk ke dalam restoran .
“Ryeo , Solbi ayo jalan . nanti omma appa kelamaan nunggu” ucap Kaito yang berjalan sambil menjewer kuping Yesung yang masih saja protes tiada henti .  mereka berjalan masuk dan disambut oleh 6 orang pelayan yang lalu mengantarkan mereka ke lantai 3 dari restaurant tersebut . ke-6 orang pelayan tersebut berhenti di sebuah pintu kaca yang terhubung dengan ruangan terbuka yang telah dipesan secara khusus oleh Hankyung .
“omma~~~ !! kenapa makan seafood sih ?!” protes Yesung ketika melihat Younha dan Hankyung . Younha tertawa kecil sambil menggeleng-gelengkan kepala .
“appa lagi mau makan seafood , jadi gapapa kan hari ini kamu bolos dulu ngidamnya ?” ucap Younha . Hankyung tertawa lalu merangkul Younha dengan mesra . Yesung menatap Younha dan Hankyung dengan cemberut lalu duduk di depan mereka .
“ommaa~~~” ucap Kaito manja sambil memeluk Younha dari belakang .
“eh , Kaito~~ .. gimana kuliahnya ?” tanya Younha sambil mencium pipi anaknya .
“baik kok omma~~ minggu depan udah mau orientasi…” jawab Kaito sambil tersenyum .
“oh ya , Ryeo mana ? kalian datang sama Solbi juga kan ?” tanya Hankyung mencari anak kesayangannya .
“ada kok appa , bentar lagi juga datang …. Nah , tuh orangnya ..” ucap Kaito sambil menunjuk Ryeowook dan Solbi yang baru saja datang . Younha langsung berdiri dan menghampiri Ryeowook dan Solbi .
“Solbi ya ?” tanya Younha ramah . Solbi tersenyum lalu membungkukkan badannya memberi hormat .
“ne ..” jawab Solbi . “annyonghaseo , Ryeowook omma” tambahnya .
“ne .. annyong Solbi’ssi . kamu cantik yah ..” puji Younha
“ah .. gumawo … tante juga cantik .. “ puji Solbi .
“sudah sudah .. ayo duduk .. ngga cape berdiri terus ..?” goda Hankyung .

***

Acara makan malam pun berlangsung dengan penuh senyum , obrolan-obrolan ringan (?) , dan tawa bahagia . Kangin , Taeyon , Hankyung dan Younha mulai menceritakan tentang masa kecil Ryeowook , Kaito , dan juga Yesung . Solbi tak henti-hentinya tersenyum mendengar cerita masa kecil kekasihnya itu .
“Solbi’ssi , tell me about your family ..” ujar Kangin dengan penuh wibawa .
“my mom is a fashion designer and my father is a doctor..” jelas Solbi diiringi dengan senyumnya yang manis .
“really ? who’s their name ?” tanya Taeyon yang tertarik dengan ucapan Solbi mengenai ibunya .
“my mother is Amber Kim and my father is Onew ..” jawab Solbi . Kangin seketika menghentikan kunyahannya dan menatap Solbi dengan tatapan terkejut dan tak percaya . Lalu ia meminum air putihnya sampai habis *haus bang ? /PLAK*
“waah , she’s a great fashion designer . I’m really admire her . your mother is such a talented woman ..” puji Taeyon . Solbi tersenyum manis lalu membungkuk sebagai tanda terima kasih . Kangin berdeham cukup nyaring dan mulai beranjak berdiri .
“Ryeowook-ah , I have something to tell you . come with me..” ucapnya lalu meninggalkan ruangan tersebut . Solbi menatap Ryeowook bingung . Ryeowook membalas tatapan bingung Solbi dengan senyum manisnya dan memegang tangan Solbi lembut .
“I’ll be right back baby.. wait for me ..”

—————————————————

January 10th 2010 , 7.25 PM , Myeong-Dong Seafood Restaurant 4th Floor

Kangin menatap pemandangan kota Seoul di malam hari dari atap Myeong-Dong Restaurant sambil menunggu kedatangan cucunya , Ryeowook .
“waeyo , haraboji ?” tanya Ryeoowook yang berdiri tidak terlalu jauh dari Kangin . Kangin menghela napas panjang lalu berbalik menatap Ryeowook .
“haraboji mau .. kamu jauhi Solbi..” ucap Kangin yang tersentak mambuat Ryeowook terkejut .
“mwo ? kenapa haraboji ?” tanya Ryeowook tidak percaya .
“haraboji tidak setuju kamu berpacaran dengannya”
“just that ? what a fool reason ..”
“neo ! pokoknya haraboji mau kamu berhenti berhubungan dengan Park Solbi itu !” ucap Kangin dengan nada tinggi yang penuh emosi . Ryeowook menatap Kangin dengan tatapan kesal dan penuh kebencian .
“haraboji , meskipun haraboji menyuruhku menjauhi Solbi . aku tidak akan pernah melakukannya . karna haraboji tidak berhak mengatur perasaan dan bahkan kebahagiaan ku sendiri . bahkan appa omma sekalipun , tidaka ada satu orang pun yang berhak mengatur pribadiku . harraseo ?” ucap Ryeowook tegas . Kangin terkejut melihat cucunya berkata seperti itu kepadanya . Tanpa menunggu tanggapan dari Kangin , Ryeowook meninggalkan Kangin sendirian dengan perasaan yang tidak karuan . perasaan sedih dan kesal  , emosi yang memuncak telah menguasai perasaan dan pikiran Ryeowook saat ini . ‘Oh God .. just give me a chance to have Solbi as mine . she’s the only one for me . and I don’t want anything from this world . I don’t need a lot of money . I just want her ! let me love her for the rest of my life , God’ ucap Ryeowook dalam hati yang tanpa sengaja air matanya pun mengalir .