Sabtu, 23 Oktober 2010

FF [NC-21] /R/Part 1 of 2/ 너 아니면 안돼, 유헤 !!

Title       : 아니면 안돼, 유헤!!
Author  : Marchellyne Kim
Genre   : PG-17 / NC-21; Romane *under 17th ? step back please ^^*
Cast       :
·                              Marchellyne Kim as Choi Yoohee
·                              Jessica Jung as Jessica
·                              Fanny L as Lee Ryeolin
·                              Kim Jonghyun as Jonghyun

—————————————————

Ting .. tong.. ting .. tong ..
Bel berdentang merdu (?) menandakan jam sekolah telah usai . murid-murid kelas 12science-A2 mulai sibuk membereskan buku-buku mereka ke dalam tas maupun ke dalam laci meja mereka .
Yoohee masih duduk manis dan (masih juga) sibuk dengan handphonenya , sambil sesekali tersenyum sendiri dengan handphonenya *gila ? /PLAK* Ryeolin yang duduk di depannya menengok kebelakang dan menatap Yoohee heran .
“waeyo ? namjachingumu ngegombal lagi ?” tanya Ryeolin bingung .
“ah. Aniyo.. onni ku cerita tentang Yoogeun . hihihi …” jawab Yoohee sambil tertawa kecil . Ryeolin menggeleng-gelengkan kepalanya heran .
Pintu kelas terbuka secara kasar dan mengalihkan seluruh perhatian orang dikelas . muncul seorang namja dengan wajah panic mencari seseorang .
“YA !! apa di kelas ini ada yang namanya Choi Yoohee ?” tanya namja tersebut dengan napas terengah-engah . Yoohee tersentak langsung menatap namja yang menyebut namanya , ia berdiri dan menatapnya bingung .
“chonun … Choi Yoohee imnida . waeyo ?” tanya Yoohee bingung . namja tersebut dengan cepat melangkah masuk menghampiri meja Yoohee lalu menarik tangannya yang kurus . Yoohee mencoba melepaskan genggaman namja tersebut dengan sekuat tenaga .
“YA !! waeyo ? marebhwa ! YA !!” berontak Yoohee berusaha melepaskan tangannya .
“namja chingumu , terluka..” ucap namja tersebut berusaha untuk berbicara dengan suara setenang mungkin . Yoohee terkejut , matanya mulai berkaca-kaca . Tanpa panjang kata , namja tersebut langsung membawa Yoohee ke tempat namja chingunya yang dikabarkan terluka .

***
“namja chingumu ada di dalam .. aku ngga berani masuk .. kondisinya cukup mengerikan” ucap namja tersebut sambil menunjuk pintu gudang yang ada di hadapannya sekarang . gudang sekolah terletak di belakang sekolah sejauh 750 meter *jauh ==” kira-kira klo ngesot mpe brapa jam tuh ?* .
Yoohee membuka pintu gudang tersebut dengan perasaan yang campur aduk . perasaan bingung , cemas , khawatir , panic , takut , dan sedih bercampur menjadi satu dalam perasaannya sekarang ini . ia memberanikan diri membuka pintu gudang dan melangkah masuk kedalam . ketika ia melangkah masuk kedalam , matanya terpaku pada seorang namja yang berdiri diatas mattras olahraga dengan kedua tangannya diikat di kiri dan di kanan . Yoohee melihatnya dan langsung menangis , berlari menghampirinya . baju seragam namja tersebut terlihat agak lusuh dan robek dimana-mana . Tanpa berpikir panjang , Yoohee langsung melepaskan ikatan dikedua tangan namja tersebut dengan cepat , hingga namja tersebut jatuh ke dalam pelukan Yoohee .
“jagiya .. gwenchanna ?” tanya Yoohee dengan suara khawatir smbil mengelus-elus punggung sang namja . sang namja tidak menjawab dan hanya terdengar napas yang tidak beraturan sang namja di telinga Yoohee . tangan sang namja mulai memeluk Yoohee dengan erat . sontak membuat Yoohee menangis dalam pelukan sang namja sambil mengelus rambut hitam sang namja .
“jagiya .. kamu gapapa kan ? say something …” pinta Yoohee
“ne jagiya .. nae gwenchanna..” jawab namja tersebut berbisik . Yoohee seketika terkejut mendengar jawaban namja tersebut . ia terkejut karena suara ini bukanlah suara namjachingunya . seketika ia mencoba untuk melepaskan pelukan sang namja tersebut dengan sekuat tenaga .
“Jonghyun’ssi… lepaskan ..” ucap Yoohee sambil berusaha mendorong tubuh Jonghyun . Jonghyun menggeleng dan semakin mempererat lagi pelukannya . Yoohee memukul dada Jonghyun dengan sekuat tenaga berharap Jonghyun akan melepaskan pelukannya .
“shireo .. nae bogoshippo , jagiya … neo mollaseo ? hmm ?” tanya Jonghyun sambil mencium leher jenjang Yoohee . Yoohee mulai menggeliat kegelian .
“Jonghyun’ssi .. jebal .. lepaskan aku .. aku bukan yeojachingu mu lagi ..je..” ucapan Yoohee terputus karena Jonghyun mencium bibir Yoohee lembut . Yoohee tidak membalas ciuman Jonghyun tersebut dan mendorong Jonghyun menjauh .
Ciuman Jonghyun pun terlepas dan Yoohee mencoba untuk berlari . dengan cepat , Jonghyun menarik tangan Yoohee lalu mendekapnya lagi dengan erat sambil menciumi leher dan meremas payudara Yoohee .
“ahhh.. hhh.. Jonghyun’ssi…hh..ahhh..jebal… lepaskan aku.. kita sudah tidak ada hubungan lagi…” ucap Yoohee di sela-sela desahannya . Jonghyun mencoba melepaskan kancing baju Yoohee satu persatu sambil meciumi bibir Yoohee dengan ganas . saat Jonghjyun mencoba kancing baju Yoohee yang kedua , Yoohee menghentikan tangan Jonghyun dan melepaskan ciuman Jonghyun . air mata Yoohee mulai mengalir .
“Jonghyun’ssi .. jebal … jangan..” mohon Yoohee .
“jagiya.. nae saranghae.. aku masih sayang sama kamu..”
“tapi kita udah putus Jonghyun’ssi .. jebal .. jangan lakukan ini padaku..” pinta Yoohee . Jonghyun pun menghapus air mata Yoohee lalu mencium matanya lembut .
-Flashback-
5 months ago..
Yoohee melangkah masuk ke dalam perpustakaan yang sepi  dan mencari namja chingunya yang tercinta , Kim Jonghyun . Ia melangkah masuk dan mulai mencari di setiap lorong rak buku di perpustakaan . tiba-tiba , Yoohee mendengar suara desahan seseorang yang berasal dari sudut ruangan , dekat rak-rak buku kebudayaan . ia memberanikan diri untuk mendekati sumber suara desahan tersebut .
“ahh.. op..oppa..shhh..hhh..” desah seorang yeoja yang terdengar semakin jelas oleh Yoohee . Langkah Yoohee terhenti ketika ia mendapati Jonghyun sedang menciumi tubuh Jessica dengan penuh nafsu . air mata Yoohee tak tertahankan lagi , lalu menetes . ia tetap memandangi kedua orang tersebut yang kini membuat hatinya terluka sangat dalam
Jonghyun PoV
Aku tak tau apa yang terjadi padaku saat ini . aku tak bisa menjauhkan tubuhku dari tubuh Jessica . ia terlalu menggoda dan membuat nafsuku jadi menggebu-gebu (?) . desahannya semakin membuatku bersemangat untuk menciumi dan menyentuh setiap jengkal tubuhnya .
“ahh.. op..oppa..shhh..hhh..” desahnya ketika aku menciumi lehernya ,menggigitnya kecil hingga membuat kissmark . tangan kirinya mengelus punggungku lembut dan tangan kanannya mengusap rambut hitamku . tanganku mulai melucuti seragamnya dan aku dapat melihat payudaranya yang montok dan masih terbalut rapi (?) dengan bra hitam berenda . tanpa aku susah payah , ia membantuku melepaskan kail branya sendiri . kini , aku dapat melihatnya tanpa halangan apapun *author sesek napas* . tanganku mulai meremas-remas payudaranya dan memainkan nipplenya . aku mulai mengisap nipple kirinya , menggigit , lalu memainkannya dengan lidahku . ia mendesah tidak karuan dan tangannya mulai membuka kancing baju seragamku satu persatu hingga terlepas . ia meraba dadaku lalu mencubit kedua nippleku dengan jari-jarinya yang halus . aku kembali ke bibir mungilnya , menciumnya lembut , menghisap bibir bawahnya , dan memainkan lidahku didalam rongga mulutnya . tidak kusangka , ia pun lebih lihai dalam hal ini dibandingkan aku . ia pun memainkan lidahnya dan tangannya yang tetap memainkan nippleku .
Aku mulai menyingkap rok mininya dan melucuti celana dalamnya , lalu mengelus pahanya . ia pun mengerti dan mulai melebarkan kedua kakinya . tanpa melepaskan ciuman panas kami , aku mulai mengusap-usap ms. V-nya . ia melepaskan ciuman kami dan mendesah hebat .
“ahh..op..oppaa.. ahhh..hhh..geli…shhh..” ucapnya sambil merangkulkan tangannya di leherku . aku tetap melanjutkan permainan ini tanpa mendengarkan respon darinya . aku mencari slereting rok mininya yang benar-benar sangat mengganggu *ngek ? segitunya kah oppa ? ==’* . aha ! akhirnya aku menemukannya . grr .. sulit sekali untuk melepaskan rok mini yang menutupi tubuh seksinya ini . ia terus mendesah tak karuan ketika aku meremas kedua pantatnya yang mulus sambil menurunkan rok mininya  .
Jariku mulai bergerak masuk kedalam ms. V-nya . mula-mula aku memasukkan satu jari , kemudian dua jariku kini sudah masuk kedalam ms. V-nya . ia menggelinjang nikmat karena jariku yang mulai mengorek dan mengacau di ms. V-nya . Ia mendesah hebat dan mencakar punggungku .
“aaahhh .. ahhh.. op..oppaa.. hhh…ahh..” ucapnya memanggilku ditengah desahannya yang seksi . aku tetap memainkan jariku di dalam ms. V-nya dan mulai menciumi bibir mungilnya , memainkan lidah di dalam rongga mulutnya , dan menghisap bibir bawahnya .
“waeyo , sica ah ?” tanyaku melepaskan ciuman panas kami .
“oppa.. giliran dong .. aku…. Aaahhhh…” ucapnya terputus karena ia mencapai klimaksnya . cairan putih bening mengalir dari ms. V-nya dan membasahi kedua jariku . aku menarik keluar kedua jariku , lalu menjilatinya hingga bersih *piring gtu dijilatin mpe bersih ? /PLAK* .
“boleh .. tapi buka sendiri yah ..” godaku . ia tersenyum lalu mulai berlutut di hadapanku . lebih tepatnya di hadapan juniorku yang sudah mulai menegak . ia membuka celana ku dan melemparkannya entah kemana . ia memandangi juniorku yang masih terbungkus oleh celana dalamku yang berwarna putih *wah putih yah ? okeh aku catat (author maniakk !!) ==’*  ia mengusap usap juniorku dengan lembut ..
“shhh..hhh..hhhh.. ppali sica ah..” desahku tak sabar . ia menatapku yang sudah mendesah , lalu ia memberiku senyumnya yang evil  .
“sabar yah oppa . sekarang aku yang memegang kendali . jadi oppa harus sabar” ucapnya , ia mulai melucuti celana dalamku , dan kini kami berdua sama-sama polos , tidak ada sehelai benang pun yang menempel di badan kami . ia memainkan twinball ku dan juga memegang mr.P ku dengan lembut .
“ahh…shhhh..hhhh..ppali..sica’ssi..ahhh..ppali”
Author PoV
Yoohee sudah tidak sanggup melihat pertunjukan yang telah menyayat hatinya tersebut . air matanya mengalir dengan deras tak kunjung berhenti .
“Jonghyun oppa…” penggil Yoohee dengan segenap keberanian . Jonghyun dan Jessica seketika langsung menghentikan permainan mereka dan menatap Yoohee yang sedari tadi telah melihat dengan LIVE permainan hot mereka *siarannya di channel apa ? mau dong !!* . Jonghyun  dengan cepat melepaskan tangan Jessica dari juniornya sambil menatap Yoohee yang menangis .
“Yoohee-ah , oppa bisa jelasin semuanya …” ucap Jonghyun seraya melangkah menghampiri Yoohee . Yoohee melangkah mundur dan menundukkan kepalanya .
“oppa .. menjauhlah dariku .. aku .. aku .. benci padamu oppa” terdengar isak tangis Yoohee disela-sela ucapannya . air matanya mengalir dengan deras tak berhenti *brb , author ambilin ember buat nampung (author ganggu aje !!) *
“Yoohee-ah .. jangan salah paham dulu..dengerin penjelasan oppa dulu..”
“penjelasan apa lagi oppa ? apa yang tadi aku liat kurang jelas ?! oppa selingkuh sama Jessica !! onni ku sendiri !!” teriak Yoohee seraya menatap Jonghyun dengan matanya yang merah dan bercucuran air mata . Jonghyun meraih tangan Yoohee lalu menariknya kedalam pelukannya . Yoohee berontak dan memukul-mukul dada Jonghyun dengan sekuat tenanga .
“oppa .. lepasin .. aku benci oppa .. aku benci oppa !!”
“andwe Yoohee-ah .. kamu ga boleh benci sama oppa . oppa cuma cinta sama kamu ..”
“BOHONG !! .. “ ucap Yoohee tegas dan berhasil melepaskan pelukan Jonghyun . Jonghyun berusaha meraih lagi tangan Yoohee , namun yeoja tersebut menghindar .
“oppa .. mulai sekarang .. aku ga mau lagi ketemu oppa . aku ga mau lagi liat muka oppa . berhenti sms , nelpon , dan mengirimi bunga mawar putih ke kelasku ..”
“Yoohee-ah.. oppa…”
“kita putus oppa .. dan Jessica onni , chukkae .. Jjong oppa sekarang milikmu seutuhnya ..” Yoohee menatap kedua orang tesebut dengan tatapan yang berbeda dari biasanya . Jessica hanya bisa menunduk dan tak berani menatap wajah dongsaengnya . sedangkan Jonghyun menatap Yoohee tidak percaya atas ucapannya yang terakhir .
-end Flashback-

Jonghyun membelai rambut panjang Yoohee dengan lembut dan menatap yeoja yang sedang menangis di hadapannya .
“tapi waktu itu kamu yang memutuskan tanpa persetujuanku . tanpa mendengarkan penjelasanku dulu jagiya ..” ucap Jonghyun yang kembali meciumi leher jenjang Yoohee .
“penjelasan apa lagi Jonghyun’ssi ? kamu jelas-jelas selingkuh dengan onniku ..” ucap Yoohee dengan nada tinggi seraya berusaha mendorong tubuh Jonghyun untuk menjauh dari tubuhnya . Jonghyun terdorong menjauh dari tubuh Yoohee . dengan cepat , Yoohee langsung berlari ke arah pintu gudang .
“percuma saja jagiya .. pintunya terkunci . hanya ada kita berdua di dalam sini ..”
“keluarkan aku dari sini , Jonghyun’ssi . keluarkan aku .. YA !! toloooongg !! buka pintunya !!” teriak Yoohee sambil menggedor-gedor pintu berharap ada orang yang lewat di luar sana dan mau membukakan pintu untuknya . Jonghyun melangkah mendekati Yoohee . ia mulai membuka satu per satu kancing bajunya , lalu menanggalkan bajunya . Jonghyun yang topless mendekap Yoohee erat dari belakang . Yoohee berusaha memberontak , tapi usahanya percuma . tenaga Jonghyun jauh lebih besar daripada tenaganya saat ini .
Jonghyun mulai menciumi leher Yoohee lagi sambil meremas payudara Yoohee dengan lembut . Yoohee mulai mengeluarkan desahan-desahan kecil . Tanpa berlama-lama , Jonghyun mulai membuka kancing baju Yoohee , melepaskannya , lalu melemparnya entah kemana .
Yoohee PoV
Tenagaku sudah habis . aku tak sanggup lagi melawan semua perlakuannya . aku mulai pasrah dalam dekapannya . sudah terlambat untuk melarikan diri , ia sudah melepaskan bajuku .
“Yoohee-ah .. neo araseo , nae .. jeongmal bogoshippo …” ucapnya sambil membuka kail bra milikku . ia membalikkan badanku dan kini menghadap padanya . ia sepertinya tidak peduli dengan keadaanku sekarang . ia terus saja menciumi bibir , leher , serta payudaraku . nafasku mulai tak beraturan , kepalaku mulai terasa pusing .
“aaakh…ahhh..hhh..shhh..” desahku ketika ia memainkan kedua nippleku dengan kedua tangannya . ia menatapku yang sudah tidak berdaya ini dengan evil smilenya .
“kamu akan menikmatinya , jagiya .. namjamu ngga bakal bisa berbuat begini ke kamu . so .. let me do it..” bisiknya mesra di kupingku sambil meremas kedua payudaraku dengan kasar , membuatku mendesah tidak karuan .
Jonghyun kembali melumat bibirku dengan lembut . lalu menggendongku tanpa melepaskan ciumannya .  tanpa sadar aku mulai mengalungkan kedua tanganku ke lehernya dan juga membalas ciumannya . ia menjatuhkanku dia atas mattras olahraga dengan perlahan . aku memejamkan mata merasakan kenikmatan ketika ia menghisap nipple kiriku dan memainkan nippleku yang satunya .
Author PoV
Yoohee mulai menikmati dan mengikuti permainan Jonghyun . Jonghyun pun tidak ragu lagi untuk melepaskan benang yang masih melekat di tubuh yeoja tersayangnya itu . tanpa persetujuan Yoohee , Jonghyun mulai beralih ke paha putih mulus milik Yoohee . ia mulai mengelusnya sampai ke pangkal paha . mengusap-usap ms. V Yoohee yang masih terbungkus celana dalam berwarna pink .
“erhhh…shhh..hhhh” desah Yoohee ketika Jonghyun mulai menyingkap celana dalamnya dan mengelus ms. V nya .
“kamu menyukainya jagiya ? hmm ?” tanya Jonghyun ketika melihat Yoohee memejamkan matanya dan mengigit bibir bawahnya . tidak ada tanggapan dari Yoohee atas pertanyaan Jonghyun tadi .
Tiba-tiba pintu gudang terbuka dan muncul sesosok namja dengan baju yang lusuh dan terdapat luka di wajah dan tangannya . permainan Jonghyun pun terhenti karena munculnya namja tersebut .
‘YA !! KIM JONGHYUN !! MENJAUH DARI YEOJAKU !” teriak namja tersebut dengan tenaganya yang tersisa .
Yoohee mencoba untuk menoleh ke arah namja yang berteriak tadi . terlihat samar namja tersebut berdiri di depan pintu dan tangan kanannya bertopang pada sisi kusen pintu . Yoohee yang sudah tidak kuat untuk berdiri karena rasa sakit yang hebat di kepalanya tetap mencoba untuk bangun dari mattras dan mendorong Jonghyun untuk menjauh dari tubuhnya . akan tetapi , baru ia mengangkat badannya dan dengan posisi duduk , rasa sakit di kepalanya makin menjadi , ia pun terbaring kembali dan pingsan .
Namja tersebut langsung berlari ke arah Yoohee dan Jonghyun ketika melihat Yoohee terkulai lemah dan pingsan . tanpa basa-basi , ia langsung mendaratkan sebuah pukulan di wajah Jonghyun hingga terjatuh dari mattras .
“YA !! KIM JONGHYUN !! beraninya kau menyentuh yeojaku ! Yoohee bukan yeojamu lagi !” ucap namja tersebut sambil meninju Jonghyun berkali-kali , hingga darah segar mengalir dari sudut bibir dan hidung Jonghyun . namja tersebut berdiri meninggalkan Jonghyun dan menghampiri Yoohee yang sudah pingsan dengan kondisi topless . namja tesebut melepaskan blazernya dan menutupi tubuh Yoohee lalu menggendongnya keluar dari gudang .
“mianheyo , jagiya .. aku tidak bisa melindungimu di saat seperti tadi . mianheyo ..” bisik namja tersebut kepada Yoohee .

to be continue .. ^^

6 komentar:

  1. jahah...
    jadi NC nya jessica sama jjong..
    wahhahahah
    bagus onn..
    bagus..
    LANJUT!!

    BalasHapus
  2. HUAHAHAHAH , iiah .
    okeh okeh .. tunggu iiah ^^~~

    BalasHapus
  3. argh!!! napa jjong ma jess smpet NCan ><
    gw di snsd mank suka ma sica,,
    tp ga kuat klo mreka NCan ><
    hing,,

    namchinnya yhee sapa sih?
    pnsaran...

    lanjut^^

    BalasHapus
  4. waahh~ nc nya kok ga selesai smua?? hahaha~
    bagus kok.. lanjutin ya.. penasaran nih.. :)

    BalasHapus
  5. @sinbi : hahahaha , tunggu ajah di lanjutan na iiah ^^

    @lee : biar bikin penasaran ^^ okeeh , di tunggu iiah ^^

    BalasHapus
  6. pnnasaran sama namchingnya yoohe ^_^

    BalasHapus