Sabtu, 30 Oktober 2010

FF [NC-20] /R/ 1S/ Let’s Do It !


Title       : Let’s Do It !
Author  : Marchellyne Kim and Fanny Listiyani
Genre   : NC-20 ; Romane *under 17th ? step back please ^^*
Cast       :
·      Frezlyn Jezlyn as Kim Hyelin
·      Kevin Woo  

Huffth~ akhirnya selesai . dengan susah payah membayangkan wajah Kevin yang lagi evil . tapi tetep ajah gabisa ==’ . mian kalo agak gaje . author masih pemula , trus di kasih tantangan begini sama Jezlyn *nunjuk Jezlyn* ==’ . enjoy reading ^^ *bow*
—————————————————
-Author PoV-
Kringg … Kringg … Kringg …
Jam weker mulai bernyanyi membangunkan Hyelin yang masih berada di wonderland . Hyelin mengerang kecil lalu berusaha menggapai jam weker yang terletak di meja kecil samping tempat tidurnya lalu menekan tombol di jam wekernya .
Cerahnya sinar matahari menyinari seisi ruangan kamar Hyelin . Hyelin bangun dan duduk dengan kondisi setengah sadar . ia membuka matanya secara perlahan lalu menguap kecil .
Drrt … drrt.. drrt …
Handphonenya bergetar , ia langsung reflex menengok kearah handphonenya lalu mengambilnya .
“ha..halo .. hoaaammm” ucap Hyelin menjawab telepon . terdengar suara decakan dari seberang sana . Hyelin mengucek matanya dan menguap lagi *udah kaya hamster deh ==’ nguap mulu /PLAK*
“ya ! jagiya .. kamu mau sampai kapan tidur terus ?” tanya seorang namja dari telepon dengan nada yang agak sedikit tinggi . mata Hyelin langsung terbuka lebar lalu tersenyum nyengir sendirian *gilanya kambuh ?*
“eh , Kevin oppa.. ehehehe” jawab Hyelin cengengesan . “aku udah bangun kok ..” lanjutnya membela diri .
“ayo cepat , aku udah di jalan mau jemput kamu . 5 menit lagi aku sampai” ucap Kevin santai . Hyelin langsung berdiri dan mengambil handuk dengan cepat .
“oppa , cepet banget .. 15 menit lagi deh ..” tawar Hyelin yang berdiri di depan pintu kamar mandi .
“kok main nawar sih ? ngga ada . pokoknya 5 menit lagi aku nyampe ajah . okeh jagi . saranghe… tuuut tuuut tuut.” Hyelin menghela napas panjang lalu memandangi layar handphonenya dengan kesal . ‘ihh , oppa ngga pengertian banget sih . cewe kan butuh waktu juga buat dandan.. ihhh~~~’ cibir Hyelin dalam hati .
-Kevin PoV-
Aku sudah menunggunya di ruang tamu selama 20 menit , dan ia pun belum juga selesai berdandan . kenapa cewe itu harus memerlukan waktu banyak untuk berdandan , padahal ntar juga make up nya pudar ? ==’
“oppaaa~~ …” panggilnya yang terburu-buru menuruni tangga . Aku langsung berdiri dan menghampirinya . takut dia tiba-tiba jatuh ajah sih bukan karena kangen *pacar macam apa ini ?*
“ommo , jagi … pelan-pelan jalannya . itu tangga lho . bukan jalan lurus , kalau jatuh gimana ?” ucapku bawel . ia hanya tersenyum merespon kebawelanku . aku tersenyum menatapnya lalu mengusap-usap kepalanya .
“hehehe , oppa , kita mau pergi kemana hari ini ?” tanyanya polos . aku merangkul pinggangnya lalu berjalan ke mobil yang terparkir pas di depan pintu rumahnya .
“nanti kamu juga tau kok , jagi ..” bisikku mesra di kupingnya .
-author PoV-
“oppa , kok ngga bilang kalau mau ke pantai ?” tanya Hyelin dengan nada protes ketika Kevin memarkirkan mobilnya di daerah pantai yang sepi (!!) . Kevin menatapnya lembut lalu mengusap kepalanya Hyelin lembut .
“kamu lupa yah hari ini tanggal berapa ?” tanya Kevin . Hyelin mengambil handphonenya lalu melihat tanggal hari ini . ‘ommo !! hari ini kan perayaan 2 tahun aku pacaran sama oppa . heeh !! kenapa aku bisa lupa ?? baboya hyelin hyelin’ keluh Hyelin dalam hati .
“sudah ingat hari ini tanggal berapa ?” tanya Kevin lagi yang sekarang mulai merangkul pundak Hyelin sembari melepaskan safetybeltnya dan Hyelin . Hyelin menatap Kevin lembut lalu tersenyum .
“ehehe , iiah oppa , aku ingat . hari ini perayaan 2 tahun kita pacaran kan ?” ucap Hyelin polos . Kevin mengangguk lalu mencium pipi Hyelin .
“hari ini , aku mengajakmu ke pantai untuk merayakan hal itu , jagi ..” ucap Kevin
“oohh … tunggu tunggu . bukannya hari ini oppa harusnya tampil di Music Core bareng anak-anak Ukiss lainnya ?” tanya Hyelin bingung . Kevin menggeleng lalu mencubit pipi halus Hyelin .
“aniyo . aku izin cuti ke managerku , dan ia pun mengizinkannya . meskipun awalnya ngga diizinin ==’ jadi kamu ngga usah khawatir , jagi .. aku akan menghabiskan hari ini full denganmu saja ..” jelas Kevin . Hyelin terharu (?) lalu memeluk Kevin .
“kajja , aku udah memesan suatu rumah untuk merayakan hari ini ..” ucap Kevin .
-Hyelin PoV-
Oppa memesan satu rumah untuk merayakan hari ini ? maksudnya apa ini ? huffht~~ kedengarannya romantis , cuma kenapa perasaanku berdebar-debar gini yah ? huffthh~~
“kajja jagiya ..” panggilnya seraya membukakan pintu untukku . aku keluar dari mobil lalu melihat pemandangan sekitar . pemandangannya sangat indah menurutku . sudah lama sekali aku tidak pergi ke pantai semenjak 4 tahun yang lalu , ketika aku masih berpacaran dengan Ryeowook oppa .
“jagiya .. waeyo ?” tanyanya sambil merangkulku mesra , aku tersentak dari lamunanku lalu menatapnya sambil tersenyum .
“aniyo oppa , gwenchana..” jawabku tenang . ia memegang tanganku dengan erat lalu menarikku pergi .
-author PoV-
Kevin dan Hyelin menyusuri jalan setapak menuju rumah yang telah disewa Kevin untuk merayakan hari ini . Hyelin melihat-lihat pemandangan sekitar jalan setapak . banyak tanaman bakau dan beberapa bunga yang memang habitatnya di daerah pantai . akhirnya , mereka berdua berhenti disebuah pintu besar bercat putih gading dengan ukiran yang unik di kusen pintunya . Kevin mengeluarkan kunci dari kantong celananya , lalu membuka pintu tersebut .
“silahkan , hime-chan” goda Kevin menyuruh Hyelin masuk ke dalam rumah . Hyelin tersenyum lalu melangkah masuk ke dalam rumah . ia terpesona melihat isi dan interior di dalam rumah yang begitu mewah , menakjubkan , tapi menampilkan kesan sederhana (?) *author + reader bingung*
“oppa .. sekarang kita mau ngapain ?” tanya Hyelin berbalik menatap Kevin yang sedang mengunci pintu . Kevin mendekat ke Hyelin lalu menempelkan keningnya ke kening Hyelin .
“aku ingin memilikimu , jagiya…” ucap Kevin ..
-Hyelin PoV-
“aku ingin memilikimu , jagiya…” ucapnya . jantungku berdegup kencang ketika mendengar kalimatnya itu . wajahnya begitu dekat denganku , rasanya jantungku mau meledak (?) .
“aku kan milikmu oppa ..” jawabku lembut . ia menarik tubuhku mendekat kepadanya , lalu menunjukkan senyum khasnya yang sangat kusuka ..
“ani.. aku mau memilikimu seutuhnya , jagiya … maukah kamu memberikannya padaku ?” tanyanya sambil menciumi leherku , membuatku mendesah kecil .
“tapi .. kita belum nikah oppa .. bisakah kamu menahannya 1minggu lagi , setelah kita menikah ?” ucapku . ia tidak menjawab pertanyaanku dan tetap menciumi leherku .
“aku sudah tidak sabar jagiya .. kalau menunggu 1minggu lagi , mungkin aku bisa karatan” ucapnya sambil tersenyum tengil . aku pun tertawa mendengar ucapannya lalu memukulnya pelan .
“emangnya oppa besi yang bisa karatan ? sabar yah oppa . ngga lama lagi kok .. yah yah ?” bujukku . ia menggeleng lalu memansang tampang memelas yang selalu bisa membuatku luluh dan menuruti permintaannya .
“sekarang ajah yah , jagiya ..” bisiknya dikupingku dengan nada yang terdengar sedikit manja . aku menggeliat ketika ia menjilati kupingku .
“ne oppa , aku pasrahkan saja kepadamu.. ahh..” jawabku . ia kembali menciumi leherku dengan penuh nafsu *author nahan napas*
-author PoV-
“sarangheyo ,Hyelin ah . saranghantago . jeongmal saranghe” ucap Kevin mesra sambil menjilati leher jenjang Hyelin dan menggigit kecil .
“ne oppa , nado sarang….” ucap Hyelin terputus oleh Kevin yang tiba-tiba mencium bibirnya lembut . Kevin mempererat pelukannya hingga badan mereka berdua menempel . secara perlahan , Kevin mengeluar lidahnya , dan disambut oleh Hyelin . Hyelin melingkarkan tangannya di leher Kevin dan memulai ciuman panas .
Kevin tidak tinggal diam dan mulai mempraktekkan  tingkah liarnya . ia mulai meraba bagian payudara Hyelin yang masih tertutupi oleh kemeja berwarna putih kotak-kotak hitam . ia pun menyudahi permainan di bibir Hyelin dan mulai menciumi leher jenjang Hyelin , menjilatinya , lalu mengigitnya hingga meninggalkan bekas .
“ahh … hhmmm ..” Hyelin pun mendesah ketika Kevin meremas payudarnya sambil mengigit leher jenjangnya . “hhh.. op..oppa.. oppaa…” ucap Hyelin dengan napas terengah-engah .
“waeyo jagiya ?” tanya Kevin sambil menatap yeojanya lembut
“op..oppaa.. ap.. apa.. ki..kita … mela…kukan…nya…di..sini… ” tanya Hyelin
“mungkin iya . mungkin juga ngga ..” goda Kevin . Kevin kembali mendaratkan ciuman ke bibir Hyelin . Kevin mulai melumat lembut bibir Hyelin , menggigitnya , dan mengepung seluruh bagian mulut Hyelin dengan bibirnya . Hyelin pun membalas ciuman yang mulai memanas . Kevin menggigit bibir bawah Hyelin  dan mulai memasukkan lidahnya ke dalam mulut Hyelin .
“mmhh … mmmhhhh..” desah Hyelin saat lidahnya digigit lembut oleh Kevin . Kevin mulai membuka satu per satu kancing baju kemeja Hyelin sambil menjilati kuping Hyelin .
“sepertinya melakukannya di sini ngga enak ..” ucap Kevin melepaskan ciumannya . Hyelin mengangguk lemah . Kevin mengendong Hyelin membawanya ke kamar di lantai atas tanpa melepaskan bibirnya dari bibir mungil Hyelin .
------------------------
Kevin membaringkan tubuh Hyelin ke atas tempat tidur dan masih menciuminya dengan ganas . Tangannya mulai liar menanggalkan baju Hyelin dan melemparnya entah kemana *woy , kena muka author cuy ! ==’* Kini Kevin mulai bermain di payudara Hyelin yang masih terbungkus oleh bra berwarna hitam . Kevin meremas lembut payudara Hyelin , menciuminya , dan berhasil (?) membuat Hyelin mendesah tak karuan .
“ahh..hhh…ahhh..shhh…” desah Hyelin ketika Kevin melucuti bra hitamnya . kini Kevin dapat melihat payudara Hyelin yang montok , lalu meremasnya . ia mulai memainkan nipple kanan Hyelin dengan lidahnya dan memainkan nipple yang lain dengan tangannya . Hyelin hanya bisa pasrah dan mengikuti permainan Kevin yang sudah berhasil membuatnya lemas dan tak berdaya .
Tangan Kevin mulai bergerak kea rah hot pants yang dikenakan Hyelin . secara perlahan ia membuka hotpans tersebut dan melemparkannya ke lantai tanpa melepaskan ciuman panas mereka . tangan Hyelin pun tak mau kalah dengan tangan Kevin yang telah membuatnya nyaris polos . Hyelin mulai membuka kancing kemeja Kevin , melepaskannya , lalu melemparnya ke lantai . ia mulai meraba dada Kevin yang bidang , memainkan nipplenya , hingga membuat Kevin ikut mendesah dan melepaskan ciuman mereka .
“ahh..shhh..hhh..” desah Kevin yang membuat Hyelin tersenyum evil . Kevin menatap yeojanya yang tengah tersenyum puas karena desahannya . ia menindih tubuh Hyelin dan memgang ujung celana dalam Hyelin lalu menurunkannya dan melemparnya (lagi) . Kevin berdiri dan melihat tubuh Hyelin yang sudah tidak berbalut apa pun .
“waah , neomu yeppo , jagiya” puji Kevin dan menunjukkan senyum mautnya . Hyelin langsung meraih bantal didekatnya lalu menutupi tubuhnya . pipi Hyelin berubah jadi merah karena pujian Kevin . tan pa berlama-lama , Kevin langsung membuka seluruh benang yang masih melekat di tubuhnya dan kembali mencium bibir Hyelin . perlahan ia menjauhkan bantal yang menutupi tubuh indah Hyelin .
“jagiya , neomu yeppo . saranghaeyo” ucap Kevin sambil membelai rambut Hyelin dan mencium kening Hyelin . Kevin mulai bermain di payudara Hyelin . menciumi payudara Hyelin dan memainkan nipple Hyelin dengan lidahnya . tangan Kevin mulai bergerak menuju paha mulus Hyelin . ia mengusapnya lembut dan melebarkan keuda paha Hyelin hingga ms.V Hyelin terlihat . ia mulai mengusap-usap ms.V Hyelin , hingga yeojanya mendesah .
“ahh..ahh..kev..kevin..geli..shhh” desah Hyelin ketika Kevin mengusap-usap ms.V-nya .
-Kevin PoV-
“ahh..ahh..kev..kevin..geli..shhh” desahnya ketika aku mengusap-usap ms.V-nya . desahannya sangat seksi dan membuatku semakin ingin memilikinya sepenuhnya . perlahan jariku mulai bergerak masuk kedalam ms. V-nya . mula-mula aku memasukkan satu jari , kemudian dua jariku kini sudah masuk kedalam ms. V-nya . ia menggelinjang nikmat karena jariku yang mulai mengorek dan mengacau di ms. V-nya . Ia mendesah tak karuan dan mencakar punggungku serta menjambak rambutku lembut (?) .
“ahhh..ahhh..kevin…ahhh” desahnya ketika aku menggigit nipple kanannya dengan keras . jariku telah basah oleh cairan bening . sepertinya ia sudah mencapai klimaks . aku menjilati jariku dihadapannya , ia menatapku dengan tatapan yang menginginkan apa yang aku jilat . aku memberikan jariku yang basah oleh cairannya , ia menjilatinya dengan penuh penghayatan (?)
“Hyelin ah~ , juniorku juga minta” pintaku padanya . ia melepaskan jariku dan tersenyum padaku . dengan cepat ia langsung menggulingkanku dan merangkak di antara kedua kakiku . ia mulai memegang juniorku perlahan . sepertinya ia masih canggung untuk melakukannya .
“jagiya , bisa ?” tanyaku . ia mengangguk pelan , lalu mulai mengocok juniorku . *author sesak napas tingkat akut* aku memejamkan mataku dan menikmati permainannya . ia mulai mengocok juniorku dengan cepat . ahh , dia sudah mulai pintar .
“ahhh..hhh..errrhhh…ppali jagiya..ppali..” desahku tak karuan . ia mulai mengulum juniorku . ia menjilati juniorku dari pangkal hingga ujung kepalanya sambil memainkan twinballku . aku mulai merasakan akan mencapai klimaks . aku bangun dan menatap Hyelin yang masih mengulum juniorku .
-Hyelin PoV-
Ia menyemprotkan spermanya ke dalam mulutku . penuh sesak rasanya mulutku . ia malah menekan kepalaku untuk terus mengulum juniornya . dengan terpaksa aku menelan spermanya . rasanya asin dan kental *wadah ==’*
“ahhh..erhhh..terus jagiya..” ucapnya sambil mengusap rambutku . kulihat sepintas Kevin memejamkan matanya , merasakan setiap kenikmatan dari permainanku ini . tak berapa lama , ia melepaskan juniornya dari mulutku dan langsung mencium bibirku . kami kembali berciuman panas .
“kamu udah siap jagiya ?” tanyannya padaku .
-Author PoV-
 “kamu udah siap jagiya ?” tanya Kevin sambil membaringkan Hyelin . Hyelin menatap Kevin dengan tatapan ragu .
“ummm , pelan-pelan yah oppa” pinta Hyelin yang masih belum yakin . Kevin mencium pipi dan kening Hyelin , lalu menatapnya dengan tatapan penuh keyakinan .
“ne , gwenchanna . aku bakal pelan-pelan kok . just trust me , jagiya” ucap Kevin meyakinkan Hyelin . Kevin mengecup bibir Hyelin lalu mulai memasukkan juniornya ke dalam ms. V Hyelin .
“akkhh … akkhh.. sa…sakit..ahh” jerit Hyelin ketika junior Kevin mulai memasuki ms.V-nya . Kevin langsung mencium Hyelin untuk menghilangkan rasa sakit yang dirasakan Hyelin . air mata Hyelin mulai mengalir karena rasa sakit yang hebat di ms.V-nya . Kevin kembali memasukkan juniornya ke dalam ms.V Hyelin .
“ahh…sakit oppa..errhhh..ahhhh..hhhh” jerit Hyelin lalu menggigit bibir bawahnya .
“sabar jagiya . erhhh.. sebentar lagi”
“ahh..” desah keduanya bersamaan . junior Kevin kini sepenuhnya sudah berada di dalam ms. V Hyelin . ms.V Hyelin dengan kuat mencengkram junior Kevin yang membuat Kevin merasa hangat dan nyaman (?) . Kevin mengecup bibir Hyelin lembut dan mulai memaju mundurkan juniornya dengan tempo pelan .
“arhhh..ahh..ahh..kevin..ahhh” desah Hyelin ketika Kevin memulai permainan intinya . Kevin mulai meremas payudara Hyelin yang sedang ‘bebas tugas’ dengan ganas . Hyelin pun yang tidak mampu menahan rasa sakit dan perih di awal permainan langsung memeluk Kevin dan mendesah langsung di kuping Kevin .
“teruslah mendesah , jagiya” pinta Kevin yang mulai mempercepat gerakannya . Hyelin makin mendesah tak karuan sambil memanggil nama Kevin . Kevin tersenyum menatap Hyelin dan mencium bibirnya .
-Hyelin PoV-
“ugh..ahh…ahhh..kevin ah…ppali..ahhh” desahku nikmat . ia mempercepat gerakannya . kurasakan sakit yang cukup menyakitkan di ms. V-ku dan aku merasa juniornya juga berdenyut . Kevin menghentikan kegiatannya sejenak , kurasa untuk mengambil persediaan oksigen . nafasku sudah tidak beraturan dan kuyakin ia pun juga . Kevin mulai bergerak lagi dan kali ini semakin cepat dari yang sebelumnya .
“aa..arhhhh…eughhh..” desahku sambil menjambak rambutnya untuk menahan hentakan juniornya yang terasa ngilu . ia menyudahi permainannya di payudaraku dan memegang pinggangku .
“ke..kevin ah..ppali !!” ucapku dengan napasku yang sudah terengah-engah . Kevin pun semakin mempercepat gerakannya .
“cu..cukup Kevin ah~..ahh..” ucapku sambil memejamkan kedua mataku . berusaha menahan rasa sakit dan merasakan kenikmatan yang datang pada saat bersamaan .
“shireo . belum jagiya . sebentar lagi yah” ucapnya . ia semakin memepercepat gerakannya , aku sudah tidak tahan .
“ke..kevin ah..aku..mau..keluar…ahhh..hhh..shh” desahku ketika aku mulai merasakan akan mencapai klimaks . ia tidak memeperdulikan ucapanku dan semakin memepercepat gerakannya dan meremas payudaraku . dapat kuarasakan kenikmatan itu datang dan menghilangkan sedikit rasa sakitku .
“ahhh..” desahku ketika aku mencapai klimaks , kurasakan ada yang cairan yang keluar dari ms. V-ku . kini aku hanya bisa pasrah mengikuti Kevin yang belum mencapai klimaks .
“ugh..ahhh” desahnya ketika ia mencapai klimaks . aku dapat merasakan cairan hangat mengisi rahimku . Kevin langsung ambruk di atas tubuhku dan menciumi belahan payudaraku . aku menggeliat lalu mengelus rambutnya .
“aku..belum..puas..jagiya” ucapnya dengan napas terengah-engah . aku terkejut dan langsung menatapnya . ia menatapku dengan tatapan evilnya .
“mwo ? oppa , aku cape . nanti lagi ajah yah” mohonku menunjukkan puppy eyesku . ia menggeleng .
“tanggung jagiya , kalau Kevin junior dikeluarin , nanti susah lagi masuknya . mumpung masih ngerasa enak nih , ayo kita lanjutin lagi jagiya” jelasnya .
-Author PoV-
 “tanggung jagiya , kalau Kevin junior dikeluarin , nanti susah lagi masuknya . mumpung masih ngerasa enak nih , ayo kita lanjutin lagi jagiya” jelas Kevin . Hyelin hanya bisa pasrah dengan keinginan Kevin . Kevin langsung merubah posisi mereka tanpa mengeluarkan juniornya dari ms. V Hyelin . kini giliran Hyelin yang berada diatas .
“mwo ? kenapa aku yang di atas ?” tanya Hyelin polos . Kevin tersenyum melihat kepolosan yeoja nya ini .
“karena aku mau liat aksi kamu gimana” jawab Kevin lalu memegang pinggang Hyelin dan langsung memulai menggerakannya . Hyelin mulai bergerak naik turun dengan seduktif . Kedua payudaranya ikut bergerak mengikuti irama gerakannya . Kevin meerams kembali payudara Hyelin yang sebelah kiri .
“Hyelin ..ppali..” uap Kevin sambil meremas-remas payudara dan pantat Hyelin . Hyelin pun mengalungkan tangannya di leher Kevin .
“opp..oppa…aku..ahhhh” ucap Hyelin terputus karena ia mencapai klimaks . Kevin yang belum kembali menggerakan juniornya . Hyelin suadah terkulai lemah dalam pelukan Kevin dan hanya mampu mendesah . setelah 15 menit , akhirnya Kevin pun mencapai klimaksnya dan mengeluarkannya di rahim Hyelin .
“gumawo jagiya..” ucap Kevin sambil mencium pundak Hyelin . Hyelin menatap Kevin dan melumat bibir Kevin .
“ne , cheonmaneyo jagiya” jawab Hyelin lalu memebelai rambut Kevin . Kevin meciumi belahan payudara Hyelin dan menjilati nipplenya .
“nanti malam kita lanjutin lagi yah jagi” pinta Kevin
“ah..shireo..nunggu 1 minggu lagi ajah yah oppa” tawar Hyelin .
“shireo..malam ini pokoknya”
“ahh..oppaa”
“saranghaeyo , Hyelin ah~”
“nado saranghaeyo oppa”
“malam ini main lagi yah , biar ada Kevin dan Hyelin junior”
“ini mah kecepetan oppa..ahhh”

-end- ^^



Tidak ada komentar:

Posting Komentar